Riau (Inmas)– Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau mengingatkan tugas utama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji adalah melayani jamaah calon haji Riau sehingga jamaah benar benar paham dengan tugasnya saat di Embarkasi dan di tanah suci nanti.
Kepada seluruh peserta rapat PPIH Cheking terakhir di Emabrkasi Haji Antara Riau, Selasa (02/07) mahyudin mengatakan komitmen PPIH untuk melayani para tamu Allah harus betul betul dipegang dan dilaksanakan.
Karena menurutnya hal itu sangat krusial karena pada fase ini seluruh jamaah berkumpul dilokasi yang sama.
Untuk itu PPIH harus memprioritaskan segalanya untuk pelayanan bagi JCH. Sikap cerdas dalam melayani harus dikedepankan.
Misalnya ketika jamaah datang, itu terkait dengan akomodasi dan sudah ada bidangnya. Begitu pula untuk transportasi ada bidangnya, kemudian pembekalan ada bidangnya, dokumentasi ada bidangnya. Kesehatan, kesejahteraan, layanan informasi semua ada bidangnya.
 “Jadi jamaah kita itu setelah datang ada kupon, itu nanti diatur oleh bidang komunikasi, termasuk untuk kamar jamaah sudah ada di kupon itu”, tuturnya.
Selain itu dalam hal transportasi Mahyudin menilai perlu diatur kedatangan dan keberangkatan jamaah tersebut.
 Terlebih lagi yang terkait masalah dokumen surat pemanggilan masuk asrama. “Jadi berapa jamaah masuk kemudian yang nampak, tolong dicek itu”, harapnya.
Para panitia yang bertugas akan mengalami banyak persoalan jamaah. Makanya PPIH harus sigap dalam melayani jamaah termasuk masalah kesehatan dan kebersihannya.
Dalam rapat Mahyudin juga menyinggung tugas yang berkenaan dengan pembekalan seperti ada gelang yang perlu disiapkan, tak terkecuali masalah kesehatan.
 “Kalau ada yang sakit kan harus segera diperiksa”, tuturnya.
Secara cepat petugas ataupun panitia dituntut untuk bisa membantu jamaah yang membutuhkan pertolongan.
Lebih lanjut Mahyudin mengupas aspek penerimaan Jamaah dari Kabupaten/kota.
“Masalah koper kami minta kabupaten/ kota tidak masuk ke bus tapi ada truk khusus”, jelasnya.
Begitu juga untuk layanan informasi kalau ada yang ketinggalan kepemilikan jamaah, bagian Informasilah yang harus cekatan.Â
“ Tugas Bagian informasi ini perlu 3 shift, termasuk juga kalau jamaah turun jam 11 malam, Informasilah yang akan menyampaikan”, katanya.
Terlebih lagi untuk keberangkatan jamaah ada 3 bidang. Bidang humas dan protokol mengatur keberangkatan.
"Untuk pejabat sudah kita siapkan ruangnya”, lanjutnya. Kemudian bidang keamanan bandara dan imigrasi”, urainya.
Bagi Mahyudin tidak mudah mengurusi jamaah sekian ribu orang, apalagi dengan penambahan kuota dari sebelumnya. Maka dari itu, Ia menghimbau seluruh PPIH yang bertugas untuk bisa mengatur dirinya agar bisa melayani jamaah secara prima, tekannya.(vera/adi)
Â