0 menit baca 0 %

Kakanwil Lepas Pawai Ta'ruf MIN 3 Simpang Tiga Pekanbaru

Ringkasan: Riau (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA didampingi kepala MIN 3 Simpang Tiga Pekanbaru dan disaksikan seluruh majelis guru dan orang tua siswa melepas Pawai Ta'ruf Khatam Qur'an bersempena dengan perpisahan 103 siswa siswi kelas 6 MIN 3 Simpang Tiga Pekanbaru Tahun Pelajaran 2016/...

Riau (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA didampingi kepala MIN 3 Simpang Tiga Pekanbaru dan disaksikan seluruh majelis guru dan orang tua siswa melepas Pawai Ta'ruf Khatam Qur'an bersempena dengan perpisahan 103 siswa siswi kelas 6 MIN 3 Simpang Tiga Pekanbaru Tahun Pelajaran 2016/2017, Kamis (11/5/2017) di MIN 3 Pekanbaru.

Kakanwil dalam sambutannya menyebutkan, keberadaan madrasah saat ini tidak lagi dipandang sebelah mata, bahkan telah unggul dibandingkan sekolah- sekolah lainnya. Jika dulu madrasah hanya dijadikan tempat pelarian jika tidak diterima di sekolah pilihan, tapi sekarang berbalik 180 derajat, madrasah menjadi pilihan utama masyarakat untuk memasukkan anak- anaknya ke sekolah.

"Madrasah memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh sekolah lain yaitu pendidikan agama khususnya baca tulis Al Qur'an dan tahfiz Qur'an, sehingga tamat anak dari madrasah seperti MIN 3 anak- anak sudah memiliki bekal agama, selain pengetahuan umum lainnya," ungkap Ahmad Supardi bangga.

Untuk itu ia berharap animo masyarakat yang terus meningkat tiap tahunnya, kedepan Kementerian Agama akan terus berupaya melakukan peningkatan dalam hal sarana dan prasarana, khususnya penambahan raung kelas belajar. "Selamat kepada anak- anak yang di khatam dan yang akan lulus, semoga lulus 100 persen dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," harap kakanwil.

Kepala MIN 3 Drs Marzai menyebutkan, animo masyarakat Pekanbaru untuk memasukkan anaknya sekolah di MIN 3 Simpang Tiga Pekanbaru juga sangat tinggi. Terbukti pada saat penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2017, banyak calon siswa yang tidak dapat ditampung karena keterbatasan sarana dan prasarana khususnya ruang kelas belajar.

"Siswa yang tamat tahun ini sebanyak 3 kelas, namun pada penerimaan tahun ini kita menerima sebanyak 4 kelas karena kita akan membangun ruang kelas belajar tambahan. Dengan penerimaan itupun, banyak masyarakat yang kecewa karena tidak semua calon siswa dapat kita terima dengan seleksi yang cukup ketat. Saat ini ruang belajar kita hanya 17 buah dan 3 lokal mini," jelasnya.

Marzai menambahkan, untuk pelaksanaan Pawai Ta'ruf Khatam Qur'an bersempena dengan perpisahan merupakan agenda rutin MIN 3 Pekanbaru, karena baca tulis Al Qur'an merupakan ciri MIN 3, 4 jam khusus untuk belajar baca tulis Al Qur'an, bahkan MIN 3 juga telah memasukkan kelas Tahfiz.

"Saat ini kita menerapkan fullday 5 hari kerja, sehingga pada hari sabtu siswa siswi kita bisa mengahabiskan waktu bersama keluarga," pungkasnya dan berharap agar Kemenag dapat terus memberikan perhatian penuh mada madrasah untuk membangun generasi yang handal dalam ilmu agama dan pengetahuan umum. (mus/jon/anto)