Rokan Hilir (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Suprdi MA, didampingi Kepala KUA Bagan Sinembah Mukhlis S Ag, Kepala Pokjas Rohil Drs Amirudin, dan Ketua Yayasan Madrasah Aliyah Isyadul Islamiyah Drs H Yusuf Dahril melakukan Pembinaan Peningkatan Mutu Guru di MA Isyadul Islamiyah Kec. Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (23/2/2017).
Hadir dalam acara tersebut seluruh peserta kegiatan yang merupakan guru- guru di MA Isyadul Islamiyah Kecamatan Bagan Sinembah. Â
Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA dalam pemaparannya menyampaikan bahwa, peran guru madrasah sangat besar, untuk itu upaya peningkatan SDM harus terus dilakukan dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran di madrasah. Apalagi, pemerintah telah memberikan perhatian yang cukup maksimal untuk para guru- guru dengan pemberian tunjangan profesia atau akreditasi.
Secara prinsip kata Ahmad Supardi, tugas Kementerian Agama secara prinsip mencakup tiga hal dalam pendidikan, pertama: pendidikan umum bercirikan agama atau yang disebuat madrasah. Semua yang dipelajari di sekolah umum  dipelajari di madrasah, bahkan ditambah dengan mata pelajaran Akidah, Al Qur’an, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab. Sementara apa yang ada di Madrasah belum tentu ada di Sekolah, sekolah umum hanya ada pendidikan agama.
Kedua pendidikan keagamaan, yaitu pendidikan yang ada di pondok- pondok pesantren baik baik pondok pesantren salafiyah maupun khalafiyah. Ketiga: pendidikan agama di Sekolah, berdasarkan undang- undang di sekolah atau dimana saja anak didik harus mendapatkan pendidikan agama, sesuai kepercayaan masing- masing. Dan hal tersebut berada pada tanggungjawab Kementerian Agama.
"Tugas kita lebih besar dari dinas pendidikan, karena kita mengurusi pendidikan umum dan agamanya. Sementara dinas pendidikan hanya focus pada pendidikan umum dan pendidikan agamanya jadi tanggungjawab Kementerian Agama. Untuk itu, peningkatan mutu harus terus kita lakukan, baik melalui pendidikan formal maupun non formal melalui pelatihan- pelatihan dan sebagainya," jelasnya.
Apalagi, kata Ahmad, pemerintah termasuk Kementerian Agama sudah memberikan perhatian yang besar terhadap guru- guru, dengan gaji dan sertifikasi yang cukup besar. Untuk itulah, guru- guru pun harus terus belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya pada siswa.
Pada tahun 2017, anggaran Kementerian Agama Provinsi Riau mencapai Rp900 M lebih, namun sekitar 800 M lebih diperuntukkan untuk pendidikan, termasuk didalamnya gaji- gaji guru, tunjangan profesi atau sertifikasi, serta tunjangan guru non PNS. (izan/e-m)
Â