Rokan Hilir (inmas) - Dalam kunjungan Kakanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi beserta rombongan di MTs Negeri Ujung Tanjung beberapa hari yang lalu, Sabtu (25/3) meninggalkan bekas yang akan diingat atau dikenang oleh keluarga besar MTs N Ujung Tanjung sepanjang masa.
Bekas yang akan dikenang sepanjang masa itu adalah penanaman pohon mangga yang dilakukan Kakanwil Kemenag dan Kabid Pendidikan Madrasah.
Seiring dengan kebijakan Kementerian Lingkungan hidup tentang sekolah/madrasah adiwiyata dan ditindaklanjuti berupa kesepakatan dengan Kementerian Pendidikan Nasional Nomor : 03/MENLH/02/2010 dan Nomor : 01/II/KB/2010.
Sembari melakukan penanaman pohon mangga, Kakanwil Kemenag Riau yang didampingi Kakan Kemenag Rohil H. Agustiar, Kabid Penmad H. Asmuni Hasan dan Kasi Penmad H. Naini, memberi pesan kepada pihak madrasah dan uang hadir, "sebagai salah satu penghuni planet bumi ini, kita berkewajiban menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Mulailah dari dori sendiri, dari hal yang kecil dan mulai saat ini."
Lebih lanjut H. Ahmad Supardi menjelaskan ada 4 aspek yang harus menjadi perhatian sekolah/madrasah untuk dikelola dengan cermat dan benar apabila mengembangkan Program Adiwiyata yakni ; Kebijakan, Kurikulum, Kegiatan, dan Sarana Prasarana. Sehingga secara terencana Pengelolaan aspek-aspek tersebut harus diarahkan pada indikator yang telah ditetapkan dalam program Adiwiyata.
1. Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan, 2. Kurikulum Berbasis.. Lingkungan, 3. Kegiatan Berbasis Parisipatif dan 4. Sarana dan Prasarana Pendukung Ramah Lingkungan.
"Sengaja kita tanam beberapa pohon mangga ini di MTs N Ujung Tanjung agar bisa dirawat sehingga bisa tumbuh dengan baik dan buahnya bisa bermanfaat menjadi suguhan bagi majelis guru," canda Kakanwil. (nsh)