0 menit baca 0 %

Kakanwil Kemenag Riau Minta Guru Agama Buddha Pahami Moderasi Beragama

Ringkasan: Riau (Inmas) - Dr.H. Mahyudin, MA selaku Kakanwil Kemenag Riau membuka sekaligus menjadi nara sumber dalam kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama dan Keagamaan Budha. Kegiatan rutin yang diadakan di Stefani City Hotel Pekanbaru (4/3/2020) itu bertemakan: "Kita tingkatkan Kualitas Guru Pendidikan A...

Riau (Inmas) - Dr.H. Mahyudin, MA selaku Kakanwil Kemenag Riau membuka sekaligus menjadi nara sumber dalam kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama dan Keagamaan Budha. Kegiatan rutin yang diadakan di Stefani City Hotel Pekanbaru (4/3/2020) itu bertemakan: "Kita tingkatkan Kualitas Guru Pendidikan Agama Budha".

Acara yang juga dihadiri oleh Pembimas Buddha Tarjoko diikuti 20 orang  peserta dari guru negeri dan swasta, ada guru sekolah non formal (sekolah Minggu Buddha) Kabupaten / kota. Kegiatan berjalan dengan interaktif dan disambut hangat oleh seluruh peserta.

Dalam kesempatan itu Mahyudin mengingatkan moderasi beragama bukan memerangi kelompok ekstrim tapi mengayomi dan menemani kelompok ekstrim. Karena bahasa agama itu bahasa memanusiakan manusia dengan cara yang persuasif.

"Tujuan moderasi beragama adalah membangun kerukunan lebih didasarkan pada kesadaran diri. Selain karena doktrin setiap agama yang mengajarkan nilai-nilai  toleransi, juga atas keinginan yang sama ingin hidup dalam bingkai perdamaian," tandasnya.

Menurutnya, Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan  mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrim, baik ektrim kanan maupun ektrim kiri. Sebagai warisan budaya nusantara yg berjalan seiring dan tidak saling menegasikan antara agama dan kearifan lokal.

"Beragama secara moderat sudah menjadi karakteristik umat beragama di Indonesia sejak dulu yg sangat cocok untuk kontur masyarakat kita yang majemuk," Tutupnya.

Acara yang dimulai dari jam 16.10 petang tersebut  akan berlangsung selama 3 hari kedepan. Usai membuka kegiatan ini Kakanwil melanjutkan agenda kegiatan di Hotel Dafam dalam acara Rapat Koordinasi Kerukunan Umat Beragama sebagai Provinsi Riau.(vera)