Riau (Inmas)- Ditengah pandemi Covid-19 berbagai permasalahan muncul di tengah- tengah masyarakat, termasuk krisis ekonomi yang melanda khususnya bagi masyarakat ekonomi lemah. Untuk itu, salah satu solusi yang dianggap dapat bisa sedikit meringankan beban masyarakat kurang mampu adalah dengan menghimbau para muzakki untuk membayarkan zakat maal nya lebih awal sebeluam Ramadhan.
Hal tersebut ditegaskan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Senin (13/4/2020) menindaklanjuti hasil rapat dengan Menteri Agama sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Indul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid- 19.
Mahyudin mengatakan, dalam SE Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 tersebut ditegaskan pada Panduan Pelaksanaan Ibadah Nomor 11 Poin a menghimbau kepada segenap umat Islam agar membayarkan zakat maal atau zakat hartanya segera sebelum puasa Ramadhan sehingga bisa terdistribusi lebih cepat kepada mustahik.
“Kita sudah meminta kepada Kabid penaizawa untuk membuat edaran ke daerah Kabupaten/ Kota agar apa yang tertuang dalam SE Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 dapat direalisasikan segera khususnya berkaitan dengan zakat, infaq maupun sadakah untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu,” jelas Mahyudin.
Beberapa poin yang diharapkan tersebut meliputi:
- Data, bantuan yang sudah disalurkan oleh Baznas Provinsi Riau, Kab/ Kota dan LAZ terhadap masyarakat miskin selama Covid 19
- Membuat surat himbauan ke seluruh Baznas Provinsi Riau dan Kab/ Kota dan LAZ untuk: a. Membuat himbauan agar para muzakki membayarkan zakat maalnya lebih Awal (sebelum Ramadhan). b. Segera mendistribusikan zakat yang ada, terutama untuk asnaf fakir miskin.
Menyikapi hal tersebut ditempat terpisah Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M Si menyebutkan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dan sinergitas dengan Kemenag Kabupaten/ Kota dan Badan/ Unit pengelola zakat se Provinsi Riau untuk melakukan percepatan pemberdayaan zakat harta, infak dan sadakah (SIZ) sebelum memasuki bulan Ramadhan.
“Secara lisan dan tulisan sudah kita sampaikan ke daerah dan sampai saat ini kita masih menunggu laporan beberapa daerah yang belum masuk, jadi secepatnya akan kita laporkan kepada pak Kanwil Kemenag Riau untuk diteruskan ke pusat,”ucapnya. (mus/faj/anto/eka/ana)