Bengkalis (Inmas)- Kamis (15/3/2018) Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi radikalisme. Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua BNPT Nasional, Penguris FKPT Provinsi Riau, Ka.Kanwil Kemenag Riau, Kesbangpol Kabupaten Bengkalis dan organisasi keagamaan dan penyuluh agama ini diikuti oleh 115 orang peserta.
menurut Ketua Panitia H. Saifunnajar bahwa kegiatan FKPT ini akan dilaksanakan di 4 tempat. Ke-4 tempat tersebut adalah Kabupaten Bengkalis, Kota.Dumai, Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan.Hulu. Untuk di kabupaten.bengkalis, melihat dariย posisi kabupaten bengkalis yang berada pada terluar dan terdepan. Kegiatan ini diikuti oleh penyuluh agama Islam dan.Non Islam, organisasi keagamaan dan civitas akademi.
Sementara itu Kepala kantor Wilayah Kementerian.Agama Provinsin Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa peranan penyuluh sangat penting. Peranan penyuluh ini tertulis di dalam Al Qur'an, sehingga membuat penyuluh berada pada posisi yang strategis. Perannya di masyarakat luar biasa, sebagai orang yang memberikan penerangan kepada orang lain. Penyuluh agama sangat penting. Hampir seluruh perubahan dilakukan oleh tokoh agama karena tokoh agama adalah panutan yang akan diikuti oleh semua orang. Penyuluh agama garda terdepan, sehingga apabila baik yang di sampaikan maka akan menghasilkan yang baik, akan tetapi jika sebaliknya maka akan menjadi buruk yang kemungkinan kana menjurus kepada radikalisme. Radikalisme dimulai dari fanatisme yang akan menghasilkan terorisme.
kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BNPT maupun Kementerian Agama. (Ana)