0 menit baca 0 %

Kakanwil Kemenag Riau Hadiri Acara Silaturrahim di Rumah Kediaman Buya Hakam

Ringkasan: Kampar (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Drs H Tarmizi MA, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, menghadiri acara silaturrahim di rumah kediaman Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab.

Kampar (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Drs H Tarmizi MA, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, menghadiri acara silaturrahim di rumah kediaman Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg (Buya Hakam) hari Rabu (22/07) di Jalan. Datuk Tabano Bangkinang Kota.

Acara silaturrahim tersebut juga dihadiri oleh ratusan Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang terdiri dari Kepala Seksi (Kasi), Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan para pegawai lainnya.

Dalam acara silaturrahim tersebut Hakam mengatakan, acara ini kita laksanakan untuk memupuk tali silaturrahim seraya meningkatkan rasa kebersamaan, keakraban antar sesama Pegawai terutama Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Apalagi nuansa hari raya iedul fitri ini identik dengan halal bil halal atau saling maaf mema’afkan.

Hari raya Iedul Fitri adalah hari bergembira dan hari bersuka cita bagi umat Islam di berbagai pelosok dan penjuru dunia. Gembiralah karena telah selesai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Rayakan hari besar Islam ini dengan penuh gembira dan suka cita. Jangan dirayakan dengan pesta pora. Bukan pula dengan melampiaskan hawa nafsu sepuas-puasnya. Dan juga tidak dengan memamerkan baju baru, sepatu baru serta dengan beraneka ragam kue yang enak, ungkap Hakam.

Akan tetapi rayakanlah hari kemenangan ini sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul, yaitu dengan merealisasikan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan jalan meningkatkan silaturrahim dan menjalin hubungan baik sesama umat. “ mari kita sama-sama fakfu wasfahu, saling memaafkan antara anak dengan orang tua, Istri dengan Suami, kemenakan dengan mamak, antara sanak famili, keluarga dan karib kerabat serta antar sesama” pungkas Hakam. (Ags)

 

(edit:vera)