0 menit baca 0 %

Kakanwil Kemenag Riau Buka Raker Penyusunan Anggaran Kemenag Inhil

Ringkasan: Inhil- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA membuka Rapat Kerja (Raker) Penyusunan Anggaran Kemenag Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di aula Kemenag Inhil, Rabu (22/02). Hadir dalam acara tersebut Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA, Kasubbag Umum Kanwil Kemenag Riau Drs...

Inhil- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA membuka Rapat Kerja (Raker) Penyusunan Anggaran Kemenag Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di aula Kemenag Inhil, Rabu (22/02). Hadir dalam acara tersebut Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA, Kasubbag Umum Kanwil Kemenag Riau Drs H Alfian MAg, Kasubbag dan para Kasi dilingkungan Kemenag Inhil, Kepala KUA, Kepala Madrasah dan para staf dilingkungan Kemenag Inhil.

Ketua Panitia Ahmad Sofyan SSos dalam laporannya menyampaikan kegiatan Raker di ikuti sebanyak 25 orang yaitu 10 Kepala Madrasah, 6 Kepala Seksi dan 9 dari perwakian KUA Kecamatan.  Adapun tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pembinaan dan bimbingan kepada peserta dan meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana unsur negara yang baik agar tidak ada kekurangan suatu anggaran.

Sementara itu Kakankemenag Kabupaten Indragiri Hilir Drs H Azhari MA dalam sambutannya mengharapkan kepada peserta agar dapat mengikuti raker dengan seksama dan sungguh-sungguh bila perlu sampaikan dengan berani apa yang harus disampaikan pada bagian perencanaan dan juga kepada Kakanwil.

“Saya mohon kepada peserta agak ngotot sedikit dengan perencanaan supaya anggaran masuk. Ada beberapa hal yang tak bisa masuk pada anggaran Kemenag Inhil. Karena didaerah kalau tidak ada angka-angka tidak bisa bergerak, terutama mungkin menyangkut kendaraan,”, ujar kakankemenag Inhil Azahari.

Kakanwil Kemenag Riau dalam sambutannya mengatakan Raker ini secara prinsip selain tugas rutin yang melekat pada kita ini juga bagian dari pelaksanaan aplikasi implementasi dari ajaran agama. Jangan dikira raker ini dianggap biasa–biasa saja. Karena bukan hanya menyusun untuk satu minggu, satu bulan tetapi untuk satu tahun kedepan, maka harus di rencanakan sejak awal dan inilah pentingnya perencanaan.

Lebih lanjut Kakanwil juga mengatakan bahwa anggaran di Kemenag Inhil termasuk besar untuk Provinsi Riau. Dana bos saja sudah 60 milyar untuk swasta ditambah lagi tunjangan profesinya. Hanya saja uang yang besar ini kadang-kadang tak nampak oleh orang karena dikeluarkan banyak membayar, mulai dari membayar  gaji, bayar tunjangan profesi, bayar BOS, bayar tunjngan non PNS, bayar bantuan siswa miskin, bayar penyuluh dan lain-lain. Membayar enam macam ini saja sudah habis uang. Maka ketika bicara fisik sarana dan prasarana agak sulit. Contohnya membeli mobil untuk kendaraan dinas meskipun anggarannnya ada, namun kebijakan nasional tidak membenarkan, termasuk tahun ini tidak dibenarkan untuk pengadaan kendaraan sekalipun untuk mengganti.

“Kalau dulu tidak boleh menganggarkan kendaraan dinas kecuali untuk mengganti. Mudah-mudahan tahun depan tidak seperti ini lagi dan disinilah pentingnya perencanaan yang baik,” ujar Kakanwil.

Kakanwil juga mengingatkan agar segera melaksanakan kegiatan dan program yang sudah ada di anggaran dan harus dilaksanakan sesuai dengan aturan agar dapat dipertanggungjjawabkan kepada negara.

Dalam kesempatan itu juga Kakanwil mengatakan bahwa ada lima jabatan yang kosong di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau untuk jabatan eselon III. Kakanwil mengharapkan kepada para pejabat yang memenuhi syarat agar dapat mengikutinya minimal untuk menambah wawasan meskipun tidak jadi Kakankemenag nantinya. Dirinya tidak ingin jabatan yang lowong tersebut terlalau lama kosong, harus sesegera mungkin di isi supaya tidak mengganggu kinerja di Kementerian Agama.

Selain itu kakanwil juga dalam arahannya mengajak pegawai untuk dapat bekerja dengan lima budaya kerja Kementerian agama disamping bekerja dengan disiplin juga dituntut untuk melakukan inovasi-inovasi baru yang berguna bagi Kementerian Agama. (js)