Kampar (Inmas) – Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) Pondok Pesantren tingkat Kabupaten Kampar tahun 2017, bukan saja menghadirkan pertandingan 21 cabang, tetpai tahun ini juga menghadirkan Bazar MQK. Bazar MQK ini langsung dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Plh Kepala Kantor Kemnterian Agama Kabupaten Kampar Drs H Mahyuddim MA, dengan ditandai pengguntingan pita, hari senin (03/04) di Pondok Pesantren Mu’alimin Muhammadiyah Bangkinang. Hadir dalam acara tersebut Kasi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Muhammad Ali MSy, Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Holip SAg, Kepala Ponpes Mu’alimin dan dan disaksikan para undangan serta peserta lainnya.
Dalam peninjuan Bazar ini, Supardi sempat mencicipi makanan yang disediakan oleh Santri dan Santriwati dan melihat hasil karya yang ditampilkan dalam Bazar tahun ini. Ternyata santri dan santriwati kita di Pondok Pesantren ini, tidak hanya pintar dalam ilmu agama, tetapi juga pintar dalam memasak dan membuat barang-barang kerajinan. Untuk itu, kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak-anak kita ini.
Untuk diketahui, Bazar dan MQK ini baru pertama kalinya dilaskanakan di Pondok Pesantren. Yang mana pada tahun-tahun sebelumnya, MQK ini dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Dan tahun ini, juga dilaksanakan pertama kalinya debat Bahasa Arab. MQK kita tahun ini pesertanya juga yang terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya, yang mana jumlah peserta kita tahun ini sebanyak 380 orang, yang terdiri dari 18 Pondok Pesantren.
Adapun cabang yang diperlombakan sebanyak 21 cabang yang terdiri dari Marhalah Ula terdiri 4 cabang, yakni : Fiqih, Nahu, Akhlak dan Tarekh. Kemudian Mahhalah Wustha terdiri 8 cabang, yakni : Fiqih, Nahu, Akhlak, Tarekh, Tafsir, Hadits, Ushul Fiqih, dan Balagah. Dan yang terakhir Marhalah Ulya yang terdiri dari 8 cabang, yakni : Fiqih, Nahu, Akhlak, Tarekh, Tafsir, Hadits, Ushul Fiqih, dan Balagah. (Ags/Usm)