Riau (Kemenag) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang kembali ditorehkan siswa MAN 2 Kota Pekanbaru di kancah internasional. Satu tim perwakilan madrasah tersebut berhasil lolos ke tahap kedua kompetisi prestisius Harvard Crimson Global Case Competition, yang diikuti lebih dari 1.000 pelajar setingkat SMA/MA dari berbagai negara.
Tim yang menamakan diri “Teleconomictubbies”—yang terdiri dari Aisyah Nur Ramadhani, Azka Rifinadda Aurelli, Jasmine Almira Hasibuan, dan Muhammad Adli Arfa—berhasil menarik perhatian juri internasional melalui ketajaman analisis studi kasus yang mereka sajikan. Kerja sama yang solid membawa mereka meraih posisi membanggakan, yakni masuk Top 50 secara global dan 10 besar tingkat regional, yang mengantarkan mereka melaju ke tahap kedua kompetisi.
“Atas nama Kementerian Agama Provinsi Riau, saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para siswa MAN 2 Kota Pekanbaru. Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah memiliki kualitas, kapasitas, dan daya saing global. Kami berharap langkah mereka tidak berhenti sampai di sini, dan dapat melaju hingga meraih juara,” ujar Kakanwil Kemenag Riau, Muliardi.
Saat ini, tim “Teleconomictubbies” telah menyelesaikan rangkaian presentasi tahap kedua dan tengah menunggu hasil resmi yang akan diumumkan pada 19 November 2025.
Harapan besar juga disampaikan agar tim MAN 2 Kota Pekanbaru dapat menembus Top 10 global atau Top 2 regional, yang akan membuka jalan bagi mereka menuju babak grand final kompetisi internasional bergengsi tersebut.
Sementara itu Kepala MAN 2 Pekanbaru Ghafardi menyampaikan rasa bangga atas torehan prestasi siswa MAN 2 Pekanbaru ini.
"Saya selaku kepala madrasah merasa sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian luar biasa anak-anak kami. Ini adalah bukti nyata bahwa siswa madrasah memiliki daya saing global yang tinggi. Semoga perjalan terus berlanjut ketahap selanjutnya dan berhasil menapatkan juara,” ujar Ghafardi.