0 menit baca 0 %

Kakanwil: Kalau Perlu Pengurus Zakat Direktur Bank

Ringkasan: Tembilahan (Humas) - Pengelolaan zakat di Riau belum menggembirakan. Dari sekitar lima juta penduduk Riau, yang berzakat mencapai dua juta orang tapi pengumpulan zakat baru mencapai dua milyar rupiah. Demikian disampaikan Drs H Tarmizi Tohor MA,Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau s...
Tembilahan (Humas) - Pengelolaan zakat di Riau belum menggembirakan. Dari sekitar lima juta penduduk Riau, yang berzakat mencapai dua juta orang tapi pengumpulan zakat baru mencapai dua milyar rupiah. Demikian disampaikan Drs H Tarmizi Tohor MA,Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau saat membuka Orientasi Tata Kelola Zakat Produktif Angkatan I Kanwil Kemenag Riau di Hotel Arrahman Tembilahan, Selasa (30/7). “Kelihatannya kita belum bekerja maksimal. Dari 12 kabupaten dan kota se-Riau, minimal semestinya kita bisa menghimpun dana seratus miliar rupiah,” lanjut Kakanwil. Pada kesempatan itu Kakanwil menghimbau para petugas yang terkait dengan pengelolaan zakat di Inhil supaya ikut memberikan pemahaman tentang zakat dan potensi zakat kepada masyarakat. Kakanwil juga menghimbau supaya masyarakat mau menyerahkan zakat mereka kepada lembaga resmi seperti BAZ dan LAZ sehingga zakat bisa dikelola secara profesional dan didistribusikan tepat sasaran sehingga bisa menekan angka kemiskinan di Riau. “Untuk itu, ke depan pengurus zakat diharapkan tidak saja para ustadz tapi juga ahli keuangan dan tata buku. Kalau perlu pengurus zakat kita nantinya direktur bank,” ujar kakanwil di depan Sekretaris Bimas Islam Kemenag RI, Kabag TU dan para Kepala Bidang Kanwil Kemenag Riau, Kepala Kemenag Indragiri Hilir serta peserta orientasi. (ghp/herianto)