0 menit baca 0 %

Kakanwil Himbau JCH Riau Antisipasi Cuaca Ekstrem

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Selasa (4/10) menghimbau agar Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Riau mengantisipasi cuaca yang cukup ekstrem di Arab Saudi saat ini, kadang dingin dan terkadang panas.
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Selasa (4/10) menghimbau agar Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Riau mengantisipasi cuaca yang cukup ekstrem di Arab Saudi saat ini, kadang dingin dan terkadang panas. Jika perlu, JCH hendaknya membawa obat- obatan sebagai langkah antisipasi. "Obat- obatan memang disediakan oleh tim medis, namun tidak ada salahnya JCH juga mempersiapkan obat- obatan sesuai kondional tubuh mereka, ini untuk mengantisipasi kondisi cuaca di Arab Saudi baik itu di Madinah maupun di Makkah yang terkadang berubah ekstrem," tegas Asyari Nur saat ditemui wartawan di ruang kerjanya. Selain itu, kata Asyari Nur, untuk mengantisipasi gangguan kesehatan dan perubahan cuacan para jamaah haji selama tinggal di tanah suci diharapkan banyak minum, minimal dalam satu hari seorang jamaah harus minum air putih sekitar tiga liter. "Terpenuhinya kebutuhan tubuh terhadap cairan merupakan hal yang paling pokok bila mengharapkan tetap dalam kondisi sehat. Pada waktu kondisi cuaca dingin pun tubuh tetap harus mendapat pasokan cairan yang cukup, karena jika tidak ini bisa menyebabkan dehidrasi," jelasnya. Disetiap musim haji, untuk mengantisipasi jamaah sakit pemerintah telah menyiapkan tim kesehatan yang siap melayani para jamaah haji, termasuk persediaan ambulans dan balai pengobatan tetap disediakan di Makkah, Madinah dan Jeddah. "Disetiap kloter juga terdapat tiga orang tim medis yang siap melayani JCH mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan, namun JCH harus tetap mengantisipasi terhadap gejala- gejalan yang bisa mengganggu kesehatan, seperti cuaca tadi," himbaunya. (msd)