0 menit baca 0 %

Kakanwil : Garap Bantuan Zakat Dengan Modal Sederhana, Hasil Mendunia

Ringkasan: Riau (Inmas)- Rabu, (10/05) sore, Kakanwil Kemenag Riau meninjau lokasi binaan Kementerian Agama Pekanbaru dan Kanwil Kemenag Riau. Kakanwil disambut hangat oleh masyarakat yang berlokasi di Jalan Lingkar Danau Buatan RW 13 Kel. Lembah Dari Rumbai Pesisir tersebut.Acara yang dimulai dengan pembacaan...

Riau (Inmas)- Rabu, (10/05) sore, Kakanwil Kemenag Riau meninjau lokasi binaan Kementerian Agama Pekanbaru dan Kanwil Kemenag Riau. Kakanwil disambut hangat oleh masyarakat yang berlokasi di Jalan Lingkar Danau Buatan RW 13 Kel. Lembah Dari Rumbai Pesisir tersebut.

Acara yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran ini dilanjutkan dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh salah seorang penyuluh Rumbai Pesisir Ustadz Suhaimi. Ia melaporkan bahwa penyuluh yang berada di kecamatan Sungai Rumbai telah berupaya dalam mendukung kegiatan dan program pemerintah melalui Kemenag. Kita telah mengerahkan tenaga dan pikiran dalam berbagai bentuk kegiatan seperti pengajian, baca Alquran Tahfidzul bagi anak anak dan ibu ibu.

"Kami ingin kelompok tani lokakarya ini tidak hanya meningkat dan membaik dalam masalah perekonomian namun juga lebih dari itu dapat meningkatkan sisi kerohanian dan spritual.

Selain itu penyuluh Sungai Rumbai juga pro aktif dalam membentuk kelompok TPQ OT untuk orang tua yang tidak bisa baca tulis Alquran. Hal ini menurutnya sangat penting untuk digalakkan secara berkelanjutan mengingat segelintir masyarakat yang berada di Lembah Damai belum bisa membaca Alquran. Saat ini, kami juga tengah menunggu uluran tangan dan bantuan untuk lima kolam yang belum sama sekali tersentuh dan masih kosong di perumahan lima puluh dari Baznas setempat, jika bisa baznas Chevron ujarnya.

Dengan adanya bantuan yang diberikan oleh Kemenag sebanyak 70 juta rupiah, sejak Tahun 2015 lau, kelompok ini telah memulai realiasasi sejak awal februari 2016 hingga sekarang. Bantuan tersebut telah dialokasikan dalam tiga sektor yaitu pertanian, perikanan dan keterampilan wanita seperti menjahit. Untuk sektor pertanian Ita belum berhasil secara baik, kemudian dialihkan kepada sektor perikanan dan peternakan kambing dan ikan lele.

"Alhamdulillah saat ini kambing yang awalnya hanya 15 ekor telah berkembang biak menjadi 48 ekor selama kurun waktu dua tahun ini, terang Suhaimi. Kami mewakili masyarakat akan terus berupaya mengerahkan tenaga semampu nya untuk mensukseskan program pemerintah dengan potensi zakat ini. Ia menumpang kan harapan yang besar kepada Kemenag Kota Pekanbaru dan Kanwil Kemenag Riau sebagai lembaga pembina langsung. Untuk dapat terus memberikan bimbingan, kritikan jika ada yang janggal sekaligus pencerahan untuk kemajuan kedepan, ucapnya mengakhiri laporan.

Menyambut yang dilaporkan oleh salah seorang penyuluh tersebut, Kakanwil sangat apresiatif akan kinerja dan gerakan yang telah dikerahkan oleh penyuluh dan masyarakat Rumbai Pesisir. Merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya pribadi bisa mendatangi langsung lokasi kelompok tani lokakarya karya ini, ungkapnya. Ia mengakui selain untuk melihat langsung sejauh mana perkembangan kelompok binaan yang telah diberikan bantuan dan amanah oleh pemerintah sejak dua tahun lalu, kedatangannya juga ingin bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat kelompok tani lokakarya dan para tokoh ulama Rumbai Pesisir.

Senada dengan yang disampaikan oleh Suhaimi, Kakanwil mengakui berbagai pendekatan dan kegiatan yang dilakukan oleh penyuluh agama setempat, betul betul sangat dirasakan manfaat dan keberkahannya oleh masyarakat tersebut. Bagaimana tidak, pengentasan kemiskinan dengan pendekatan agama merupakan cara yang paling tepat untuk masyarakat kecil kita. Apalagi majlis taklim dan kegiatan keagamaan lainnya disini telah berjalan dengan baik, insyaAllah perekonomian pun akan semakin membaik dan meningkat."Semoga kelompok tani Loka karya Sungai Rumbai ini bisa dijadikan Role model bagi kelompok binaan lainnya, harap Ahmad.

Oleh karenanya, sambung Kakanwil jadikan kelompok ini contoh kampung zakat bahkan bila perlu bisa digarap dalam bentuk lain. Apakah itu dalam segi pertanian maupun peternakan sapi, jelasnya. Pihaknya sebagai lembaga pembina langsung sangat berharap kedepannya dapat dikembangkan lagi dalam bentuk usaha lain seperti kebun ubi kayu ujarnya mencontohkan, ini jelas  tidak membutuhkan modal banyak, cara pengelolaan tidak ribet dan simple namun hasilnya bisa mendunia jika serius dilakukan, tandasnya menutup arahan.(Vera)