0 menit baca 0 %

Kakanwil: FKPP Motor Penggerak Kemajuan Ponpes di Riau

Ringkasan: Dinamis- Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Riau akan menjadi motor penggerak bagi kemajuan Pondok Pesantren (PP) yang ada di Provinsi Riau yang jumlahnya mencapai 184 pesantren dengan jumlah santri puluhan ribu orang, terdiri dari Salafiyah, Khalafiah dan kombinasi.

Dinamis- Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Riau akan menjadi motor penggerak bagi kemajuan Pondok Pesantren (PP) yang ada di Provinsi Riau yang jumlahnya mencapai 184 pesantren dengan jumlah santri puluhan ribu orang, terdiri dari Salafiyah, Khalafiah dan kombinasi.

Hal tersebut ditegaskan Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, saat membuka sekaligus memberikan kata sambutan pada Rapat Kerja Pengurus FKKP Provinsi Riau di Aula Pondok Pesantren Teknologi Riau, Kulim, Kamis (8/12/2016).

“Saya merasa bangga dengan pengurus FKPP  Provinsi Riau yang baru saja dilantik tetapi sudah mulai bergerak. Dengan semangat para pengurus saya sangat berharap pengurus FKPP Provionsi Riau bisa menjadi motor penggerak bagi kemajuan pondok pesantren yang ada di riau ini,” harapnya dihadapan 23 peserta rakar dari Pondok Pesantren se Riau dan dihadiri oleh ketua FKPP Prof  Dr Ahmad mujahidin MA, Plh Kabid Drs H Elwizar, dan Pimpinan Pondok Pesantren Tekhnologi Riau Ahmad Mantiq Alimudin Lc MA.

Kakanwil mengatakan, Ponpes mempunyai kekhususan tersendiri dimana dalam penggunaan bahasa telah menggunakan bahsa internasional yang tidak dimiliki oleh sekolah lainnya. Untuk itu ia berharap Ponpes yang ada diriau, khususnya ponpes Pesantren Teknologi Riau bisa melahirkan para santriwan dan santriwati yang bergerak dalam keilmuan, minimal bisa menguasi hadist arbain agar bisa berguna dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dan kepada peserta raker agar bisa mengikuti acara ini dari awal sampai akhir, karena apa yang akan dibahas berhubungan dengan pengembanan pondok pesantren dimasa mendatang. Dan kepada pengurus FKPP Provinsi Riau agar bergerak cepat untuk membentuk FKPP Kabupaten/ Kota di Riau, sehingga memudahkan dalam mengkoordinir pesantren- pesantren yang ada,” ujarnya dan berharap kedepan Pondok Pesantren bisa punya perguruan tinggi. (izan/e-m)