Pekanbaru (Inmas) - Sudah menjadi lumrah dan hal yang lazim bila anggota kepengurusan sebuah organisasi dari masa ke masa mengalami perubahan dan pergiliran. Hal itu pula yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau pada Selasa pagi, (22/11). Pelantikan pengurus FKPP periode Tahun 2016-2021 tersebut disaksikan dan diresmikan secara langsung oleh Kakanwil kemenag Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA.
Pondok pesantren menurutnya lembaga tertua yang berperan besar bukan hanya sekarang, tapi masa dahulu bahkan sebelum Indonesia merdeka. “Jika kita flashback ke belakang, dulu pada saat belum ada sekolah di Indonesia, Pondok pesantren itu sudah berkiprah dan memberikan sumbangan besar dalam mencerdaskan anak bangsa khususnya pendidikan agama dan umum , terangnya saat memberi sambutan dan arahan pada kegiatan Pelantikan Pengurus FKPP di Aula Lt II Kanwil Kemenag Riau. Saya pribadi sangat bangga menjadi alumni pondok, tujuh tahun lamanya saya menempa ilmu di pondok, hal itu sangat membanggakan ucapnya sedikit bercerita.
Sistem pendidikan modern saat ini merupakan hasil adopsi dari sistematika pendidikan di Ponpes, ungkapnya. Sebut saja pendidikan bertaraf internasional sekarang yang semakin booming di tengah masyarakat, tidak bisa dinafikan memiliki kesamaan yang signifikan dengan sistem pendidikan yang ada di ponpes. Dengan menggunakan istilah yang lebih beken, sekolah internasional dengan sebutan Boarding school sekarang ini mayoritas menggunakan bahasa arab dan Inggris, bahkan bahasa asing lainnya. Hal itu persis sama dengan sistem pendidikan yang diterapkan santri kita di ponpes. Oleh karenanya dengan munculnya trend positif ditengah masyarakat pada tubuh ponpes saat ini, sudah seharusnya mendapat perhatian dan catatan khusus dari masyarakat kita dan pemerintah.
“Untuk itu diharapkan kepada pengurus yang dilantik hari ini supaya lebih mengembangkan pondok pesantren kita ini kembali, karena saat ini Ponpes tidak menjadi nomor dua lagi. Kesan pesantren sebagai tempat pendidikan kelas dua, tidak elite, tidak memiliki masa depan terbantahkan sudah hari ini. Dibuktikan tidak sedikit santri kita berasal dari keluarga yang memiliki nama besar. Dan ini merupakan potensi luarbiasa, jika dikembangkan di masa datang akan dapat menjadi sebuah kekuatan besar yang akan mengatur dan memperbaiki bangsa dan negara, harapnya dengan optimis.
Kehadiran FKPP sebagai salah satu lembaga penting dalam dunia pesantren mendapat dukungan dari banyak pihak serta memiliki legalitas hingga kab/kota. Pengurus FKPP diminta harus bisa menjadi mitra yang baik bagi pemerintah dan bisa berperan aktif dalam upaya peningkatan pendidikan agama Islam. Kepada para pengurus yang telah dilantik agar dapat melaksanakan program kerja dengan seoptimal mungkin sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, kendati agenda kerja dan pekerjaan rumah berlimpah menanti, pesannya menutup arahan.
Hadir pada kegiatan tersebut Karo Kesra Pemprov Riau H Syafrial, Ketua FKPP Riau Ketua DPRD Provinsi Riau Dra Hj Septina Firmawati Rusli, Danlanud Provinsi Riau, DR Suryan Achandra, Kabag TU HM Saman S Sos Msi, Kabid dan Kasi di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.(vera)