Kakanwil Didaulat Ceramah Nuzul Alquran
Ringkasan:
Pangkalan Kerinci (Humas) - Usai buka puasa bersama di kantor Kemenag Pelalawan, kafilah Safari Ramadan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang dinakhodai Drs H Tarmizi Tohor MA melakukan salat Isya dan tarawih berjemaah yang dilanjutkan peringatan Nuzul Alquran di masjid Al Jihad Pangkalan Keri...
Pangkalan Kerinci (Humas) - Usai buka puasa bersama di kantor Kemenag Pelalawan, kafilah Safari Ramadan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang dinakhodai Drs H Tarmizi Tohor MA melakukan salat Isya dan tarawih berjemaah yang dilanjutkan peringatan Nuzul Alquran di masjid Al Jihad Pangkalan Kerinci, Rabu (31/7).
Drs H Tarmizi Tohor MA pada malam itu didaulat menjadi penceramah pada peringatan turunnya Alquran 1434 H di masjid Al Jihad tersebut.
Menurut kakanwil, Alquran merupakan sumber utama berkembangnya ilmu pengetahuan. Dan banyak sekali ayat Alquran yang mendorong umat manusia untuk mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi. Karenanya umat Islam jangan gagap teknologi. Umat Islam harus memanfaatkan teknologi demi kemajuan material dan spritual.
“Pertanyaannya sekarang, sudah seberapa besar kita memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan umat Islam ini?†Tanya kakanwil memancing respons Jemaah masjid Al Jihad.
“Untuk menguasai Iptek tersebut Alquran jangan hanya dipajang dan disimpan tapi baca, pahami isinya dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,†kata kakanwil.
“Ini aneh, katanya Alquran itu pedoman hidup (way of life) tapi tak pernah ditengok-tengok. Kalau pun dibaca, paling-paling kala ada orang meninggal dunia. Dan yang paling parah lagi ada yang tak punya Alquran. Andai pun punya tapi ternyata Alquran yang menjadi maskawin atau mahar saat menikah dahulu. Dan hanya Alquran itu juga yang dibaca sampai ke anak cucu,†sindir kakanwil tersenyum yang disambut tawa jemaah.
Pada kesempatan itu kakanwil juga menginformasikan bahwa 30% pelajar SD, SMP dan SMA di Riau sekarang buta aksara Alquran. “Untuk itulah kita dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau gencar menggalakkan program Gerakkan Riau Maghrib Mengaji. Kita ingin suasana keberagamaan kita di bumi Melayu ini seperti pada masa lalu,†ujar kakanwil.
“Oleh karena Ramadan ini juga disebut bulan Alquran maka perhatikanlah Alquran. Dan karena sekarang Ramadan sudah mulai sampai titik puncak, makin perbanyaklah membaca Alquran dan menambah amal ibadah yang lain. Ingat, puncak Ramadan terletak di akhir. Makanya Rasulullah Saw. semakin serius beramal ibadah di penghujung Ramadan ini, mari kita ikuti Rasulullah,†ingat kakanwil.
Selain tausiyah, pada malam itu Drs H Tarimizi Tohor MA yang didampingi Drs H Zulkifli, Kakan Kemenag Pelawan juga menyumbangkan satu set Alquran untuk Masjid Al Jihad, (ghp)