Kampar (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Prov. Riau Drs H Tarmizi MA dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA menghadiri acara perpisahan siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kampar hari kamis (09/05) di halaman MAN Kampar, Desa Air Tiris, Kec. Kampar, Kab. Kampar. Acara tersebut juga dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah Drs Muhammad Yamin, Kepala MAN Kampar Faizin MPd, Ketua Komite, Alumni dan para Orang Tua Wali murid.
Dalam arahannya Tarmizi mengatakan, Sekolah umum dengan sekolah Agama statusnya sama. Hal ini sesuai dengan dengan Undang-Undang Pendidikan Nomor 10 tahun 2003. Oleh karena itu, kepada seluru lapisan masyarakat jangn ragu lagi untuk mendidik anak-anaknya di Madarasah-Madarsah. Yang mana Madrasah memiliki nilai plus, kareana selain mengajarkan pendidikan umum juga diperkuat dengan pendidikan Agama.
Lebih lanjut Tarmizi juga memuji penampilan yang ditampilkan oleh para siswa MAN Kampar salah satunya drama Bahasa Inggris. Penampilan drama dalam Bahasa Inggris berdurasi hampir satu jam ini sangat memukau para tamu undangan. Selain itu juga pertunjukan keahlian perbengkelan, pembacaan puisi dan beberapa tarian serta kerajinan tangan siswa dari kegiatan ekstrakurikuler lainnya dibidang Busana juga mendapat perhatian nilai plus dari para tamu.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA dalam kesmpatan yang sama juga memaparkan, merupakan salah satu MAN yang menjadi favorite yang ada di Kab. Kampar. Yang mana siswa dari MAN ini banyak mengukir prestasi. Dan baru-baru ini telah dikirim 12 orang siswa yang menjalani pendidikan di Pare Jawa Timur hingga juli mendatang. Serta baru-baru ini juga siswa MAN Kampar meraih Juara 1 dan 2 pertandinga Berbahasa Inggrisyang di Taja oleh STIKES Tuanku Tambusai Bangkinang.
Oleh karena itu, diharapkan kepada seluruh siswa MAN Kampar terutama kelas XII tahun ini, untuk tidak puas dengan ilmu yang didapat saat ini dan tanamkan niat untuk selalu menuntut ilmu dimana kita berada dan melanjutkan pendidikannya kejenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Mengingat saat ini bea siswa telah banyak di bandingkan zaman dahulu yang susah untuk bersekolah. Kepada orang tua wali murid untuk senantiasa memotivasi anak-anak kita, jangan putus asa dengan biaya pendidikan, tapi berikan harapan, semangat, Insya Allah, Allah SWT akan memberikan jalan keluarnya kepada kita, pungkas Fairus. (Ags)