Riau (Inmas) -
Hadir dalam acara tersebut Kasi- kasi pada Bidang Pendidikan Madrasah dan diikuti oleh 122 orang peserta yang terdiri dari Kepala Madrasah, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah dan Operator Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.
Dalam sambutannya Mahyudin mengatakan, dengan dilaksanakannya
Rapat Kerja pendidikan madrasah akan melahirkan rencana kerja strategis dan pembangunan madrasah menjadi lebih baik. "Kepada kepala madrasah harus memiliki kontrak
kerja dan prestasi setiap Tahunnya sehingga bisa mengukur dan menilai sejauh
mana yang telah dilaksanakan dalam kepemimpinannya bisa tercapai. Jika tidak
terpenuhi, maka perlu dilakukan evaluasi," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemutakhiran
data sangat penting, terutama data BOS, PIP, dan BOP RA karena data tersebut
selain untuk pencairan juga digunakan untuk menyusun program kedepan, sehingga
jika data pas akan mendapatkan anggaran yang diharapkan.
Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Madrasah
H. Asmuni mengatakan sasaran dari kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah kepala
Madrasah se-Provinsi Riau, kepala seksi dan operator , hal ini diupayakan untuk
pemadanan data yang lebih baik dan akurat.
Untuk Kepala madrasah, Kepala Bidang juga
berharap dengan kegiatan Raker tersebut ingin mencapai dan membimbing kepala madrasah untuk menyusun program yang
diawali dengan resntra, di aktualkan dengan visi, misi, program kerja, tahapan
pencapaian dan hal-hal yang mendukung serta menghambat rencana capaian
tersebut. Dan rencana capaian akan di evaluasi setiap tahunnya berdasarkan
tahapan kerja yang telah disusun Kepala Madrasah sehingga PMA No. 58/2017 dapat
diterapkan dengan baik.
Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari dengan
pemateri dari Kementerian Agama RI dan Kanwil Kemenag Riau. (mmus/ana/ady)