0 menit baca 0 %

Kakanwil Buka Pembinaan KBIH se Provinsi Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, membuka kegiatan pembinaan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) se Provinsi Riau, Jumat (7/4/2017) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau Jalan Sudirman Pekanbaru. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah H Eri...

Pekanbaru (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, membuka kegiatan pembinaan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) se Provinsi Riau, Jumat (7/4/2017) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah H Erizon Efendi, Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Drs H Asril, dan dua nara sumber dari Pusat Kasubdit Pembinaan Petugas Haji Kemenag RI H Khairizi, dan Wakil Ketua Forum KBIH Indonesia, dan perwakil KBIH Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA dalam sambutannya mengatakan, pembinaan yang dilakukan oleh Bidang PHU Kemenag merupakan langkah yang luar biasa, sebagai ajang silaturrahim antar KBIH se Riau, Kemenag RI dan Kemenag Provinsi Riau sekaligus upaya penyamaan visi dan misi dalam melakukan pembinaan terhada Jemaah Calon Haji (JCH) dalam rangka menciptakan jamaah mandiri.

"Kalau ingin menjadi JCH Mandiri, maka tidak akan lepas dari KBIH walaupun di Kementerian Agama sendiri juga melakukan manasik tetapi sebelum pra manasik di Kecamatan- kecamatan. Di KBIH juga dibina oleh orang- orang yang berkompeten dan ahli dibidangnya," jelas Ahmad Supardi.

Namun kedepan, kata Ahmad Supardi, KBIH yang ada di Provinsi Riau juga perlu dibentuk forum seperti halnya di pusat saat ini. Sehingga, setiap tahun bisa digelar Rapat Kerja KBIH untuk menentukan program, teknsi, dan penyamaan visi dan misi.

"Kalau ada forum dan Raker, maka permbinaan JCH dapat diatur dan dibagi secara merata dengan KBIH yang ada, sehingga ibadah jalan bisnis juga bisa terus hidup. Barangkali, untuk perdana pada tahun 2018, bisa dipelopori oleh Bidang PHU Kemenag Riau, dengan menyediakan fasilitas makan, hotel dan sebagainya. Atau paling tidak, makan dan makanan ringannya ditanggun Kemenag," sarannya.

Kasubdit Pembinaan Petugas Haji Kemenag RI H Khairizi, juga dalam penyampaian materinya juga mengungkapkan dukungan terhadap forum KBIH atau forum kelompok bimbingan. Karena tugas-tugas pembinaan kepada jamaah yang menjadi tanggung jawab Kementerian Agama banyak terbantu dengan adanya kelompok-kelompok bimbingan.

"Pembinaan yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan KUA terbatas hanya beberapa kali saja. Tetapi pembinaan yang dilakukan oleh KBIH dilaksanakan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan jamaah. Namun, yang perlu dicamkan, bahwa KBIH hanya bersifat pembinaan, tidak menerima setoran dan sebagainya. Karena ada beberapa kasus KBIH juga memfasilitasi setoran JCH, padahal dalam UU Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Haji hal ini sudah dijelaskan," ungkapnya, berharap agar KBIH yang ada dapat menjalankan pembinaan sesuai aturan, termasuk dalam menetapkan biaya pembinaan maksimal Rp3,5 juta per orang, tidak boleh lebih dari ketentuan. (mus/ipad/jon)