Pekanbaru (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Kabag TU Drs H Mahyudin MA, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Erizon Efendi, Kasi Pengelolaan Keuangan Haji H Jasri SE dan Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Drs H Asril, membuka secara resmi kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA-KL) tahun 2018 bidang PHU di Hotel Fave Pekanbaru, Senin (13/3/2017) sore.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi- kasi pada Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau dan 40 orang peserta yang terdiri dari Kasi, Perencana RKA KL dan PAOH pada Satuan Kerja (Satker) PHU Kabupaten dan Kota di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau.
Ahmad Supardi mengatakan, kegiatan Penyusunan RKA KL PHU harus berjalan dan menghasilkan anggaran sesuai dengan tema, yaitu dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan haji. Segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji mulai dari administrasi, anggaran, dan penyelenggaraan harus benar- benar jadi fokus perhatian.
"Saya mengharapkan sebelum anggaran disusun sebaiknya rumuskan dulu masalah- masalah yang yang dihadapi, kemudian rumuskan juga langkah- langkah yang harus dilakukan, baru kemudian menetapkan anggaran yang dibutuhkan untuk itu, termasuk menetapkan skala prioritas atau yang mana yang harus diutamakan," jelasnya.
Dia menegaskan, peserta Penyusunan RKA KL harus mengetahui tentang RKA KL itu sendiri, sehingga mudah untuk merumuskan semua permasalahan dan kekurangan yang dihadapi. Dengan demikian anggaran yang ditetapkan benar- benar tepat sasaran dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap jamaah haji.
Sementara itu, Kasi Pengelolaan Keuangan Haji H Jasri SE, menyebtukan, kegiatan penyusunan RKA KL setiap tahun dilaksanakan sebagai upaya untuk mensosialisasikan tentang kebijakan penyelenggaraan haji khususnya kebijakan dalam penyusunan anggaran.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi moment untuk menyatukan persepsi kita tentang desain pola dan metode penyusunan anggaran haji yang akan dilaksanakan secara berjenjang pada Kabupaten/ Kota, sehingga diperoleh anggaran yang benar- benar tepat sasaran," ujarnya. (mus)
Â