Pekanbaru (Inmas)- Kakanwil Kemnag Riau Drs H Ahmad Supardi MA membuka kegiatan Pendidikan Penghayatan Dhamma bagi Siswa Siswi Tingkat SMA/ SMK Angkatan II yang ditaja oleh Bimas Budha di Hotel Ameera Jalan A Yani Pekanbaru, Selasa (25/10).
Dalam sambutannya Kakanwil menyebutkan, selaku Kakanwil Kemenag tugas yang diemban tidak hanya menyangkut pembinaan agama Islam saja, tetapi membina semua Agama yang resmi di Indonesia. Dan pada dasarnya, seluruh agama memiliki keinginan yang sama, yaitu hidup rukun dan damai.
Berdasarkan data yang ia dapat dapat dari Pembimas Budha, Tarjoko S Pd MM, bahwa dalam agama Budha terdapat tiga ajaran pokok yang jika dipegang tidak akan tersesat, yaitu tidak berbuat jahat. Tambah kebaikan atau berbuat baik, dan sucikanhati dan pikiran karena jika dalam diri seseorang ada penyakit hati maka hidup tidak akan tenang.
“Dalam pendidikan ini, yang pertama yang perlu anak- anak lakukan adalah mengetahui, lalu memahami, menghayati, selanjutnya mengamalkan dan mengajarkan. Jika ini sudah dilakukan, maka pelatihan yang diikuti selama 3 hari ini akan berhasil dan anak- anak pulang dengan membawa perubahan kearah yang lebih baik,” ungkap Kakanwil dan berharap peserta pendidikan penghayatan dhamma dapat serius mengikuti semua rangkaian kegiatan yang diberikan oleh panitia.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Tarjoko S Pd MM dalam laporannya menyebtukan, bahwa kegiatan pendidikan penghayatan dhamma bagi siswa angkatan II diikuti 100 peserta, terdiri dari 50 dari Pekanbaru, 25 dari Kabupaten Bengkalis, Meranti 5 orang, Inhil 5 orang, Dumai 5 orangt dan Siak 10 orang.
“Dengan kegiatan ini kita berharap para siswa siswa akan meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya dalam agama, sehingga lahir siswa siswi yang berkepribadian baik,” ungkapnya. (mus)