0 menit baca 0 %

Kakanwil Buka AKSIOMA III Pelalawan

Ringkasan: Pelalawan (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs Ahmad Supardi MA membuka secara resmi Kegiatan Ajang Kompetisi Seni dan Olah Raga Madrasah (AKSIOMA) III Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 di Bunut Kabupaten Pelalawan, Selasa (14/3/2017). Kegiatan diikuti 897 orang dari 37 RA, MI, MTs dan MA se Pelalawan.

Pelalawan (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs Ahmad Supardi MA membuka secara resmi Kegiatan Ajang Kompetisi Seni dan Olah Raga Madrasah (AKSIOMA) III Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 di Bunut Kabupaten Pelalawan, Selasa (14/3/2017). Kegiatan diikuti 897 orang dari 37 RA, MI, MTs dan MA se Pelalawan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pelalawan diwakili Staf Ahli Bupati Tengku Niswan Ery, Camat Bunut Ibu Sri Sunarsih, Kapolsek, Danramil, Ka UPTD Diknas, Ka RA, MI, MTs, dan MA se Kabupaten Pelalawan.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, mengatakan, ada beberapa hikmah dari pelaksanaan Aksioma, pertama: AKSIOMA adalah ajang silaturrahim di antara anak anak madrasah, sebagai komponen generasi muda harapan masa depan bangsa, yang diharapkan akan menjadi calon calon pemimpin umat dan bangsa di masa yang akan datang.

"Sejarah mencatat bahwa ternyata anak anak dan atau alumni madrasah, telah banyak mengukir sejarah dan prestasi dalam bidangnya masing masing. Saya berharap, ketika anda bertemu 15 atau 20 tahun yang akan datang, bertemu kembali dan saling mengingat, bahwa dulu pernah bertanding sambil bersilaturrahim dalam AKSIOMA 2017," ungkapnya.

Kedua: AKSIOMA untuk penyaluran minat dan bakat anak anak madrasah, sehingga selain belajar menimba ilmu pengetahuan di madrasah, juga dapat mengasah dan menyalurkan bakatnya, baik dalam bidang seni seperi Tilawah Alquran, Pidato tiga bahasa, kaligrafi dan sebagainya. Termasuk di bidang olahraga seperti Futsal, Badminton, Tenis meja dan beberapa olahraga lainya.

Ketiga: berlomba meraih prestasi terbaik, dengan menjunjung tinggi etika permainan, fair play, menghormati prestasi orang lain, menghargai kemenangan orang lain, dan mengakui kekalahan diri sendiri, untuk selanjutnya bertekad meraih prestasi pada AKSIOMA tahun depan.

"Berlomba dan bertanding adalah bahagian dari implementasi ajaran agama, yang mengajarkan berlomba lomba untuk kebaikan," pungkasnya.  (ash/anto/e-m)