Riau (Inmas) - Peningkatan mutu pendidikan madrasah tetap terus menjadi perhatian utama Kemenag dala m memperbaiki dan mewujudkan reformasi birokrasi yang telah lama berjalan. Kita menyadari begitu banyak madrasah swasta yang perlu sentuhan ungkap Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA pada saat menghadiri peresmian status negeri MTsN Al Khairat pada Kamis (29/03) di Kecamatan Pangkalan lesung Pelelawan.
Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA mengungkapkan perjuangan panjang yang sudah dimulai sejak lama perlu kita apresiasi. Mengingat Sudah bertahun tahun diperjuangkan, oleh pihak terkait. “Jika sekolah umum sangat mudah menegrikanny, berbeda hal dengan madrasah, butuh perjuangan yang panjang tiada henti, karena ijinnya lintas sektoral, harus disetujui oleh Menpan RB, Kemenkeu, termasuk BKN karena menyangkut pegawai dan tenaga pendidik yang akan berperan pad madrasah tersebut.
Dalam orasinya Ahmad supardi membeberkan masih banyak madrasah swasta yang akan dinegerikan pihaknya dalam waktu dekat.“156 madrasah yang akan dinegerikan di seluruh Indonesia Tahun ini, artinya secara prinsip dalam status disetujui. Dari 156 tersebut ada 14 madrasah di Riau, sekitar 10 persen kurang sedikit, ucapnya. Dari 156 itu yang baru keluar SK nya baru 36 madrasah secara nasional, dan dari 36 itu ada 2 di Riau, 1 di Pelelawan dan 1 laginya di Kampar”, ungkap Ahmad. Hal ini pun perlu kita syukuri dan beri apresiasi yang tinggi, ungkapnya lagi.
Saat ini kita tengah berusaha, sambungnya masih ada 12 madrasah yang tengah dan terus diupayakan penegriannya. Potret yang masih miris seharusnya menjadi cambuk bagi Kemenag untuk terus berbenah dan berjuang, tegasnya. “Jika sekolah 90 persen negeri dan hanya 10 persen yang swasta, madrasah hanya 10 persen yang negeri dan swasta sebanyak 90 persen. Dari 1800 madrasah yang di Riau yang negeri hanya 76 madrasah, hanya sekiytar 7,6 persen”, imbuhnya.
Saya menginginkan minimal 1 kab/kota memiliki 1 madrasah Ibtidaiyah yang negeri, ini pun sebenarnya masih jauh dari kurang, bahkan hanya ada 19 MIN di Riau, sebutnya melanjutkan orasi. Padahal kecamatan ada 162 di Riau, seyogyanya juga ada sebanyak 162 MI di Riau. Tugas Kemenag Pelelawan saat ini bagaimana kedepan juga bisa menegerikan MA di sini.
Pihaknya berkomitmen akan memperjuangkan penegrian madrasah swasta dengan memenuhi segala persyaratan sebuah madrasah negeri. Madrasah itu tidak seperti sekolah Kemendikbud, karena begitu madrasah dinegerikan maka secara otomatis menjadi satker, pungkasnya.(vera/faj)