Pekanbaru (Kemenag). Kepala
Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi, memberikan pembinaan
dalam rangka evaluasi hasil Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB)
bagi guru dan siswa sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan sesi ke-3 yang
berlangsung di Masjid Ikhlas Beramal, Kamis (04/12/2025).
Kegiatan yang ditaja
oleh Seksi Pendidikan Agama Islam ini diikuti oleh 175 orang Guru PAI SD,
sebagai bagian dari rangkaian penguatan kompetensi pendidik sekaligus evaluasi
terhadap pelaksanaan ANLDB tahun berjalan.
Dalam arahannya,
Kakankemenag Kota Pekanbaru menegaskan bahwa tantangan mendidik anak masa kini
sangat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Perubahan zaman yang begitu
cepat menuntut guru untuk terus menyesuaikan pendekatan, metode, dan
kompetensi.
“Mendidik anak-anak
sekarang jauh berbeda dari dulu. Tantangannya berlapis, dan guru PAI memiliki
peran yang luar biasa dalam membentuk karakter serta kecerdasan moral anak
bangsa,” ujarnya.
Beliau juga memberikan
apresiasi kepada seluruh Guru PAI dan Pengawas PAI yang telah bekerja keras
mengawal pendidikan agama di sekolah dasar, baik melalui pembelajaran di kelas
maupun kegiatan pembinaan keagamaan lainnya.
Lebih lanjut,
Kakankemenag menyoroti pengaruh gadget dan media digital yang semakin tidak
terkendali dalam kehidupan anak-anak. Ia mengingatkan bahwa banyak konten
negatif yang dapat memengaruhi perilaku dan akhlak siswa jika tidak disaring
dengan baik.
“Pengaruh gadget yang
tidak terkontrol harus kita waspadai bersama. Guru dan orang tua perlu bekerja
sama agar anak-anak tidak terpapar hal-hal yang merusak moral dan karakter
mereka,” tegasnya.
Melalui kegiatan
evaluasi ANLDB ini, Kemenag Kota Pekanbaru berharap kualitas pembelajaran agama
semakin meningkat, serta menghasilkan generasi yang cerdas secara intelektual,
kuat secara spiritual, dan berakhlak mulia.