Siak (Inmas) – Yayasan As-Siddiqiyyah Kabupaten Siak dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak bekerjasama dengan Penerbit Airlangga menggelar kegiatan Seminar Nasional Islamic Parenting, Kamis (23/02/17) di Sport Hall Siak. Kegiatan yang mengusung tema “Sepasang Sayap Menuju Surga” menghadirkan Aktris Muslimah Indonesia, Astri Ivo sebagai pembicara tunggal dalam acara tersebut. Acara yang bertempat di Sport Hall Kabupaten Siak tersebut diikuti sekitar 700 peserta. Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Kabupaten Siak Drs. H. Alfederi, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom. tokoh pendidikan dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Siak bersam para guru dan tokoh budayawan Kabupaten Siak.
Dalam sambutannya, Drs. H. Alfedri mengapresiasi acara tersebut. Baginya acara semacam ini penting bagi keluarga, khususnya penanggung jawab rumah tangga dan kepala keluarga muslim, karena dengan berkehidupan secara islami dimulai dari rumah maka akan tercipta suasana harmoni pada kalangan luas. Astri Ivo yang lebih banyak membicarakan kisah perjalanan dalam keluarganya yang kini telah di tuangkan ke dalam sebuah buku yang berjudul "Sepasang Sayap Menuju Surga" menuturkan, Buku adalah jendela pengetahuan dan peradaban dari zaman ke zaman, adalah membahagiakan bila pembaca dapat mendulang manfaat daripada bukunya. Bagaimanapun, anak-anak adalah aset paling berharga dan tanaman surga bagi kedua orang tuanya.
Mendidik anak di akui oleh Astri tidaklah mudah. Meskipun demikian, mereka tetaplah perlu dididik dengan sabar dan penuh kasih. Menurut Astrie, mendidik anak harus penuh kelembutan tapi tegas. Dalam urusan mengasuh buah hati, tentunya tidak dapat dilakukan sendirian, hal tersebut juga dirasakan oleh Astrie. Sebab menurutnya, anak juga membutuhkan figur ayah. Tidak hanya ibu saja. Selalu ada kata maaf jika berkomunikasi dalam keluarga.
"Karena saya ingat sekali pesan ibu. Kalau ada yang pahit, telan saja sebagai obat buat kehidupan. Jangan hanya mau yang manis-manis saja,” terangnya.
Menjadi orang tua lanjut Astri, tidak ada sekolahnya akan tetapi memiliki tanggung jawab sampai di Akherat sehingga tugas orang tua mengantarkan anak sampai menginjak kaki di surga, karena anak adalah investasi di akhirat. Setiap anak itu cerdas, cuma kadarnya yang berbeda, maka tugas orang tua mengarahkan setiap kecerdasan anak, mendidik harus berdasarkan nilai, karena itu pentingnya orang tua memberi kesempatan anak berdasarkan potensinya, maka ia akan profesional. (Hadi)