Siak (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom menghadiri kegiatan Ghatib Beghanyut yang secara turun temurun diadakan oleh Masyarakat Adat Kabupaten Siak sejak Zaman Kerajaan dulu. Namun kegiatan tersebut sempat terhenti beberapa tahun saat Siak masih Daerah Kecamatan. Namun setelah Siak dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis dan menjadi Kabupaten sendiri, kegiatan ghatib beghanyut kembali dilaksanakan oleh Masyarakat Adat Melayu Riau Kabupaten Siak. Kegiatan tersebut bertujuan Agar Negeri terhindar dari Bencana dan Marabahaya. Masyarakat Kabupaten Siak melalui lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah menggelar kegiatan wisata religi Ghatib Beghanyut juga bertujuan untuk menarik wisatawan luar.
Kegiatan tersebut merupakan Salah satu Wisata religi untuk menarik perhatian masyarakat luar berkunjung ke Siak. Dahulunya kegiatan ini dilaksanakan oleh pembuka Agama dengan cara menaiki sampan sambil berzikir memohon do’a kepada Allah SWT Agar Negeri tercinta terhindar dari bencana dan marabahaya. Namun karena zaman semakin maju dan berkembanag, upacara Ghatib beghanyut ini dilaksanakan dengan menggunakan Kapal fery yang bisa dinaiki ratusan para peserta ghatib beghanyut tersebut. Namun, berhubung cuaca kurang mendukung, kegiatan ini hanya dilakukan di Aula Gedung Lasdap. Dengan tujuan yang sama yakni berdzikir dan berdo’a agar Negeri terhindar dari segala marabahaya.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh lembaga Adat Melayu Riau kabupaten Siak yang bekerjasama dengan pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si, Kamis malam (01/11/18) di Aula Pelabuhan Lasdap Siak.
Selain dihadiri Bupati Siak, kegiatan Ghatib Beghanyut ini dihadiri oleh tamu dari luar siak, yaitu dari Negeri Jiran Malaysia. Mereka sengaja datang ke Siak untuk menyaksiak langsung kegiatan ghatib beghanyut tersebut. Sedangkan undangan lainnya terdiri dari Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak Wan Said para Asisten, Kepala Dinas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat beserta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Katua Adat Melayu Riau Kabupaten Siak Wan Said mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan Ghatib beghanyut ini untuk membersihkan kampung dari segala macam penyakit pada masyarakat, bala’ dan bencana beserta ancaman lainnya. Sehingga negeri ini tetap terpelihara dari lindungan Allah SWT. Kegiatan ghatib beghanyut tersebut dilaksanakan setahun sekali yaitu tepatnya pada bulan Safar.
Sementara itu, Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si mengucapakan terimakasih kepada Lemabaga Adat Melayu Riau kabupaten Siak dan Dinas Pariwisata yang telah bekerjasama untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ghatib beghanyut tersebut sangat bermakna terutama untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Kita kepada Allah SWT. “mudah-mudahan Do’a Kita dikabulkan Allah SWT. Sehingga Negeri yang Kita cintai ini tercurahkan rahmat dan nikmat dari Allah SWT dan terhindar dari bencana dan marabahaya” . (Awl)