0 menit baca 0 %

Kakankemenag Siak Beri Pembinaan Pada Guru MDTW

Ringkasan: Siak (Inmas) – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan agama terhadap anak didik sejak dini, pengurus Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (MDTW) Kecamatan Tualang bekerjasama dengan UPTD Pendidikan Tualang mengadakan pembinaan terhadap guru-guru MDTW Sekecamatan Tualang dan Kecamatan Sungai M...

Siak (Inmas) – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan agama terhadap anak didik sejak dini, pengurus Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (MDTW) Kecamatan Tualang bekerjasama dengan UPTD Pendidikan Tualang mengadakan pembinaan terhadap guru-guru MDTW Sekecamatan Tualang dan Kecamatan Sungai Mandau,hari Rabu (07/12/16) di Aula SMPN 01 Tualang. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak Drs. H. Kadria Hafidz, M.Pd, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom. Kepala UPTD Pendidikan Tualang Hj. Zahroni, M.Pd.

Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom pada sambutannya mengajak para guru-guru MDTW untuk memberikan pemahaman dan pendidikan agama kepada anak didik sejak dini agar anak-anak memiliki akhlak yang baik sebagai generasi penerus pada zaman yang akan datang. Karena apabila anak didik tidak memiliki bekal agama yang cukup untuk menghadapi perkembangan zaman maka akan berbahaya bagi kelangsungan hidup anak-anak di masyarakat. Apalagi anak-anak sekarang sudah mengenal dengan ilmu teknologi. Oleh karena itu, tugas utama Orang Tua adalah mengawasi anak-anak dari pengaruh lingkungan, sedangkan Guru berkewajiban memberikan pemahaman anak-anak tentang ilmu agama agar terhindar dari perbuatan tercela.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak Drs. H. Kadri Yafiz, M. Pd mengajak kepada seluruh Guru yang mengajar di MDTW dari jam 14.00 – 16.00 WIB bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan dengan jam mengajar yang singkat tersebut, anak didik bisa menyerap pelajaran yang diberikan, sehingga keberadaan MDTW di Kabupaten Siak yang terintegrasi dengan SMP bisa memberikan harapan bagi masyarakat banyak untuk menitipkan anaknya di Sekolah Agama sebagai bekal untuk dunia akhirat. Sehingga terciptanya anak didik yang baik budi pekertinya, baik akhlaknya, dan dapat menerapkan ilmu yang didapatkan di kehidupan sehari-hari. (Awl)