0 menit baca 0 %

Kakankemenag Pimpin Apel Pagi Di MTsN Pangkalan Kerinci

Ringkasan: Pelalawan (Humas) - Tidak seperi biasanya mengawali minggu kedua senin, 13/01/2014 ini, kantor kemenag kab pelalawan menggelar apel senin pagi dengan mengambil tempat di MTsN pangkalan kerinci. apel yang dipimpin langsung oleh kakankemenag kab pelalawan ini diikuti oleh pegawai kantor kemenag, kepal...

Pelalawan (Humas) - Tidak seperi biasanya mengawali minggu kedua senin, 13/01/2014 ini, kantor kemenag kab pelalawan menggelar apel senin pagi dengan mengambil tempat di MTsN pangkalan kerinci. apel yang dipimpin langsung oleh kakankemenag kab pelalawan ini diikuti oleh pegawai kantor kemenag, kepala KUA, kepala dan guru-guru madrasah serta para murid-murid madrasah.

Apel yang dilaksanakan di MTsN pangkalan kerinci ini bertujuan disamping ingin menikmati suasana baru, dan yang terlebih penting lagi kakankemenag ingin bersilaturrhami dengan pihak madrasah dan guru-guru yang ada sebagai satu kesatuan keluarga besar kementerian agama. Dalam amanatnya kakankemenag kab pelalawan Drs. H. Zulkifli menyampaikan arahan kepada peserta apel bahwa keberadaan kemenag mempunyai fungsi ditengah masyarakat yaitu mengatur urusan keagamaan dalam membangun kehidupan umat.

“Kementerian agama adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam mengurusi kehidupan umat beragama yang ada di indonesia, oleh karena itu kita sebagai aparatur yang ada didaerah merupakan ujung tombak pemerintah dalam hal pelayanan urusan keagamaan”.

beliau menambahkan sebagai pegawai negeri sipil baik itu yang ada di kemenag kab/kota maupun satker yang ada dibawahnya, seperti guru-guru madrasah ataupun KUA kecamatan, perlu bekerja sama dan bersinergi dalam mencapai tujuan pemerintah yaitu menciptakan dan membangun kehidupan umat beragama yang baik dan ideal sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing.

Diakhir amanat apel paginya beliau juga menyampaikan bahwa sebagai lembaga pemerintah, kementerian agama termasuk kementerian/lembaga yang paling banyak disorot kinerjanya oleh publik dari kementerian lembaga pemerintah lainnya dalam hal menyangkut dengan hukum pidana korupsi, gratifikasi dan lain sebagainya. Ini disebabkan kemenag yang membawa label agama yaitu “ikhlas beramal” ini dipercayai oleh publik sebagai lembaga yang harus bisa menjadi contoh yang baik (good goverment) bagi kementerian lainnya bukan sebaliknya. Seperti berita berita korupsi dan gratifikasi yang banyak beredar sekarang ini yang dilakukan oleh sejumlah oknum, hal ini membuat kita sebagai orang yang ada didalamnya ikut merasa malu karenanya. sehingga hal tersebut bisa mencorengkan dan merusak citra kemenag itu sendiri dimata masyarakat. tutupnya. (end)