Tembilahan (Inmas) – Pada hari Jumat tanggal 8 Januari 2016 menjadi catatan bersejarah dalam perjalanan Indragiri Hilir kedepan, dimana pada pukul 07.30 WIB bertempat di Lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan telah digelar Upacara Deklarasi Gerakan Anti Narkoba Kabupaten Indragiri Hilir kerjasama Pemerintah Daerah Kab. Inhil dan BNN (Badan Narkotika Nasional) yang melibatkan seluruh unsur dan komponen masyarakat yakni Polres Indragiri Hilir, Kodim 0314 Wirabima, dengan leading sektor Badan Kesatuan Bangsa Politik Kabupaten Indragiri Hilir, Unsur Pimpinan Daerah, Perwakilan seluruh Etnis dan seluruh Ummat Beragama yang dalam Kabupaten Indragiri Hilir.
Upacara Akbar yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan pemerintahan terendah yakni RT dan RW, dipimpin langsung oleh Bupati Indragiri Hilir (Drs. H. M. Wardan, MP).
Pembacaan Deklarasi Anti Narkoba ini dilakukan secara serentak dengan tujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat menjadi pelaku pencegahan terhadap perkembangan narkoba yang kian memprihatinkan.
Kondisi sosial masyarakat yang hari ini telah diresahkan oleh perkembangan masuknya barang terlarang ini telah menjelajah sampai kepada anak-anak sekolah dan masyarakat bawah. Dan lebih memperihatinkan bahwa Kabupaten seribu parit ini telah menjadi pintu masuk perdagangan barang haram ini di wilayah Riau.
Karnanya tidak ada kata nanti dalam menangani masalah yang besar ini selain dicegah, diantisipasi dan dijaga ketat secara bersama-sama sehingga target perkembangan narkotika ini dapat diminimalisir dengan baik dan terkordinir dalam satu kesatuan komando dalam memberantasnya.
Dalam upacara akbar yang di gelar dengan kidmat ini, Kantor Kementerian Agama mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar, mulai dari pengawasan dan pembinaan secara mental dan keagamaan dengan menyelenggarakan penyuluhan bidang keagamaan juga menjadi penentu dalam penanaman mental agama bahwa barang haram tersebut ditentang dan telah diharamkan agama sejak diutusnya Rasulullah menjadi Rasul penutup anbiya.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Inhil (Drs. H. Azhari, MA) menjadi pemandu do’a dalam acara yang khidmat itu. Karna do’a merupakan senjata terutama bagi ummat Muslim, maka dengan berdo’a itu pula dapat menjadi cara sehingga keberkahan bagi Negeri dapat tercurah dari sang Maha Rahman dalam melindungi ummatnya agar senantiasa berada di jalan yang lurus.
Upacara Deklarasi Gerakan Anti Narkoba Kabupaten Indragiri Hilirdi tandai dengan pemukulan burdah bersama-sama oleh Pimpinan Daerah Kab. Inhil bersama Bupati Indragiri Hilir. (Hery)