Dumai (Inmas) – Sebelum Jemaah Calon Haji (JCH) berangkat ke Tanah Suci diadakan manasik haji terlebih dahulu agar para jemaah dapat memahami dan mengerti tentang pelaksanaan ibadah haji. Maka dari itu, Sabtu (23/1) bertempat di Gedung Sasana Suka Komplek Pertamina RU II Dumai diadakan manasik haji perdana KBIH Haramain.
Kota Dumai awalnya hanya memiliki 2 KBIH yakni KBIH Safa Marwa dan KBIH Muslimin. Sejak tahun 2015 di Kota Dumai bertambah 2 KBIH lagi yakni KBIH Haramain dan KBIH Madinah Al Munawarah.
Setiap tahunnya Kementerian Agama Kota Dumai memberi waktu kepada masing-masing KBIH untuk melaksanakan manasik haji bagi calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Dalam pelaksanaannya, pola yang dibuat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai adalah pembukaan manasik haji dijadikan satu tempat sedangkan belajarnya diserahkan kepada KBIH masing-masing.
Menurut Kakankemenag Kota Dumai pola ini dibuat sejak tahun 2009 dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar KBIH serta persoalan-persoalan yang terjadi di masing-masing KBIH. Jika tidak bisa diselesaikan secara internal dapat diselesaikan bersama serta untuk menyamakan persepsi terutama materi manasik.
"Ini adalah perdana saya memberi materi manasik pada KBIH Haramain, oleh karena itu saya mengucapkan selamat kepada KBIH Haramain yang telah dapat melaksanakan manasik haji," ujar Kakankemenag Darawi.
Manasik yang ditaja KBIH-KBIH ini sangat membantu Kementerian Agama Kota Dumai dalam penyelenggaraan ibadah haji terutama dalam manasik.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada KBIH Haramain yang telah memberi waktu saya dalam manasik ini, kegiatan manasik ini sangat penting, maka ikuti manasik ini dengan baik dalam upaya untuk memperoleh predikat mabrur,” tutur beliau disela-sela memberi materi manasik yang bertemakan Kebijakan Kementerian Agama tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. (hf)
edit:joni