0 menit baca 0 %

Kakankemenag Kuansing: Takziah adalah Pengingat Bagi Orang yang Masih Hidup

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Satu minggu setelah wafatnya orang tua perempuan dari salah seorang pengawas madrasah Kemenag Kuansing Ermislianti, masih menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Untuk meringankan beban batin pihak keluarga, pegawai Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuansing melakukan tak...

Kuansing (Inmas), Satu minggu setelah wafatnya orang tua perempuan dari salah seorang pengawas madrasah Kemenag Kuansing Ermislianti, masih menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Untuk meringankan beban batin pihak keluarga, pegawai Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuansing melakukan takziah ke rumah duka Selasa pagi (18/06/2019).

Rombongan yang berangkat untuk pergi takziah dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. jisman, MA beserta jajarannya.

Dalam kata sambutan yang disampaikan oleh Kakankemenag di rumah duka, ia menjelaskan beberapa tujuan dari kegiatan takziah. "Tujuan takziah adalah sebagai bukti bahwa kita bersaudara, dengan datangnya kita ke rumah ini, artinya kita sama-sama turut merasakan kepedihan yang dirasakan oleh saudara kita," ungkapnya.

"Tujuan lainnya adalah sebagai majelis ilmu dan bertukar informasi, dengan berkumpulnya kita disini, kita bisa saling transfer ilmu lewat tukar pikiran, atau berbagi informasi yang kita-kira perlu untuk diketahui orang lain," tambah Kakankemenag.

"Dan yang paling penting adalah takziah sebagai alarm atau peringatan bagi kita yang masih hidup, bahwa suatu saat nanti kita pasti akan menyusul. Tidak ada kehidupan yang kekal didunia ini, satu-satunya yang kekal hanya Allah SWT," ujar Kakankemenag sebelum menutup kata sambutannya.

Terakhir, Kakankemenag berdo'a agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keihklasan dalam melepaskan kepergian orang yang dicintai. (n/r)