Siak (Inmas) - Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Siak Drs. H. Muharom membuka sekaligus memberikan materi pada kegiatan pembekalan kepada Calon pengantin yang berjumlah 56 Orang pada hari Selasa (04/12/18) di Aula Kantor Urusan Agama Kecatana Siak. Pada kesempatan itu Kakankemenag menyampaikan bahwa banyak manfaat bagi calon pengantin untuk mengikuti kegiatan ini. Sebagai contoh, jika ada konflik dalam rumah tangga yang mana masalah tersebut diakibatkan karena masalah ringan, karena tidak tau ilmunya akhirnya masalahnya bertambah besar. Nah hal ini lah yang harus Kita pelajari dalam membina rumah tangga. Sekecil apa pun masalah harus diselesaikan, dan sebesar apa pun masalah harus diperkecilkan. Karena pada dasarnya terjadinya percekcokan atau perselisihan suami istri adalah karena adanya pelanggaran komitmen bersama terhadap apa yang menjadi hak dan kewajiban dalam suatu rumah tangga.
Terjadinya ketidaksepahaman atau konflik perselisihan yang diartikan pembangkangan, kedurhakaan, ketidaktaatan yang dilakukan baik di pihak suami ataupun isteri di dalam islam di sebut Nusyuz . Nusyuz dari pihak suami adalah sikap suami yang menjengkelkan atau menyakiti istreri dalam berbagai bentuknya seperti melarang isteri untuk mendekatinya, melarang menggunakan nafkahnya, tidak memperlihatkan kasih sayang sebagaimana layaknya suami isteri atau menyakiti dengan memaki, memukul dan sebagainya.
Salah satu solusi Untuk menghindari dan mengatasi terjadinya perselisihan dan percekcokan di dalam sebuah rumah tangga adalah dengan mengikuti kegiatan seperti Suscatin ini. Supaya ilmu dan pengetahuan yang didapat bisa diterapkan dalam menjalan kehidupan berumah tangga yang baik. Sehingga terhindar dari perselisihan atau pertikaian yang seharusnya bisa diselesaikan dengan tenang. Karena tujuan Suscatin ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang kehidupan rumah tangga/keluarga serta dapat mengurangi angka perselisihan, perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Oleh karenanya Kami berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh hingga selesai. “ Harapnya”. (Awl)