Tembilahan (Inmas) Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir bekerja sama dengan pengurus Masjid Agung Al-Huda Tembilahan taja peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1438 H / 2017 M, Senin malam (24/4) di Masjid Agung Al-Huda Jl. Sudirman Tembilahan dengan menghadirkan penceramah KH. Tengku Zulkarnain Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Jakarta.
Hadir dalam acara peringatan tersebut Bupati Inhil Drs. H. M. Wardan, MP, Unsur Forkopimda Kab. Inhil, Kakan Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA, Alim Ulama dan Tokoh masyarakat serta Ribuan kaum muslimin baik laki-laki maupun perempuan memadati mesjid Agung Al-Huda Tembilahan.
Bupati Indragiri Hilir HM Wardan menyampaikan, kebanggaannya bahwa masyarakat Tembilahan khususnya dan masyarakat Inhil umumnya yang selalu ramai dan partisipasinya kaum muslimin pada setiap Peringatan Hari Besar Islam, seperti Isra' Mi'raj ini mulai masuk bulan rajab setiap Masjid, Musholla, Langar, Majelis Ta’lim mengadakan peringatan semacam ini. "Tentu kita harapkan dari kegiatan ini dapat diambil hikmah dan teladannya bagi kita semua," harapnya.
Ia juga mengungkapkan, Pemkab Inhil telah mengeluarkan surat himbauan Sholat Berjamaah, terutama Sholat Subuh bagi kaum muslimin di Kabupaten Inhil. Sehingga diharapkannya, Sholat berjamaah pada waktu subuh bisa ramai seperti melaksanakan sholat jum'at.
Tengku Zulkarnain dalam kutipan ceramahnya menceritakan tentang agungnya kisah perjalanan Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW mulai dari perjalanannya dari Masjid Haram Makkah menuju Masjidil Aqsha Palestina kemudian dilanjutkan naik kelangit sampai ke Sidratul Muntaha. Banyak kejadian yang dilihat dan dialami Nabi Muhammad SAW ketika di Isra’ dan Mi’rajkan olah Allah SWT yang merupakan perumpamaan bagi umat Nabi Muhammad SAW. (utar)