0 menit baca 0 %

Kakankemenag Buka KSM Tingkat Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) – Sebanyak 230 Orang Siswa Madrasah dari tingkat Madrasah Ibdtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Se-Kabupaten Siak mengikuti kegiatan Kompetensi Sains Madrasah yang dilaksanakan pada hari Sabtu (23/07/16) di Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri Siak.

Siak (Inmas) – Sebanyak 230 Orang Siswa Madrasah dari tingkat Madrasah Ibdtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Se-Kabupaten Siak mengikuti kegiatan Kompetensi Sains Madrasah yang dilaksanakan pada hari Sabtu (23/07/16) di Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri Siak.

Menurut panitia pelaksana Rusli,S.Ag menyampaikan bahwa masing-masing Madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Siak mengutus Siswa untuk mengikuti kompetisi tersebut sesuai dengan mata pelajaran yang dilombakan. Ada pun mata pelajaran yang di lombakan sesuai dengan jenjang pendidikan yaitu Matematika dan IPA (MI), Matematika, Fisika dan Biologi (MTs), Matematika, Ekonomi, Geografi, Fisika, Kimia dan Biologi (MA). Sedangkan sumber anggaran pelaksanaan kegiatan tersebut yakni berasal dari DIPA Kantor kementerian Agama Kabupaten Siak Tahun 2016.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang digelar Kementerian agama secara berjenjang sejak dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Pada pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom, Kasi Pendidikan Drs. H. Nursya dan para pembimbing Siswa dari Madrasah terkait.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom mengatakan, Dengan berkompetisi maka harus menunjukan kemampuan secara jujur, sportif dan usaha yang keras dalam menghadapi lawan meski pun itu kawan sendiri di tengah laga. Beliau berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik Madrasah dan bisa menunjukan kepada Masyarakat luas bahwa Madrasah mempunyai keunggulan tersendiri sesuai dengan bidangnya, dan bisa ikut berkompetisi seperti halnya siswa di sekolah umum yang bisa mengikuti kompetisi sains pada kegiatan tertentu. “Ungkap H. Muharom