ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Ujian Nasional (UN) Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se Rohul, diikuti sebanyak 1.634 peserta, terdiri dari 748 laki-laki dan 886 perempuan.
Demikian disampaikannya kepada wartawan usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kab Rohul, di halaman kantor Bupati Rohul, Kota Pasir Pengaraian. Dikatakannya, UN tersebut dilaksanakan bersamaan dengan SMP se Rohul, selama 3 hari, dari tanggal 5 s/d 7 Mei 2014.
Ahmad Supardi menjelaskan, bahwa mata pelajaran yang diujikan adalah : Hari pertama, Aqidah-Akhlaq dan Alqur’an-Hadits. Hari kedua, Fiqh Islam dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Dan hari ketiga adalah Bahasa Arab.
Untuk meningkatkan pengawasan, Kemenag Rohul bekerjasama dengan Disdikpora Rohul, serta pengawas yang telah ditunjuk, yang meliputi pengawas pendidikan, para pejabat yang telah ditunjuk, guru yang ditunjuk dengan sisten silang, dan komponen yang lainnya sesuai petunjuk pelaksanaan UN.
Kakan Kemenag berharap, agar para pengawas Ujian yang telah ditunjuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga tidak terjadi kecurangan, sebab anak-anak kita ini, harus kita didik sejak sekarang untuk belajar bertanggungjawab, mandiri, dan menerima sesuai dengan hasil usahanya.
Menurut Ahmad Supardi, ketiga hal ini adalah karakter bangsa yang hampir hilang di negeri ini. Untuk itu, perlu dihidupkan kembali, sehingga menjadi sebuah karakter yang melekat pada setiap anak didik, sebagai calon pemimpin masyarakat di masa-masa yang akan datang.
Ahmad Supardi juga menyatakan, seperti biasanya untuk melakukan pengawasan atas pelaksanaan UN ini, pengawas dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau juga akan datang, melihat secara langsung tentang pelaksanaannya. Tentu yang paling kita tuntut dalam hal ini, adalah tanggungjawab dan kejujuran dari semua pihak yang terlibat.
Menyinggung tentang UN MA yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, Ahmad Supardi menyatakan, pelaksanaannya Alhamdulillah sudah berjalan dengan lancar. Kita tinggal menunggu hasilnya. Harapan kita tentunya lulus seratus persen, papar Ahmad Supardi.***(Ash)