0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Tulis 8 Buku

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, tercatat telah menulis 8 (delapan) buku keagamaan, yang ditulisnya selama menjabat sebagai Pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, dari tahun 2000 sampai dengan saat ini.

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, tercatat telah menulis 8 (delapan) buku keagamaan, yang ditulisnya selama menjabat sebagai Pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, dari tahun 2000 sampai dengan saat ini.

Demikian terungkap ketika dua orang peneliti senior dari Badan Penelitian, Pengembangan, dan  Pendidikan Latihan (Balitbang Diklat) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengunjungi secara khusus Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kamis (24/4/2014) bertempat di Kantor Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

Kedua peneliti tersebut adalah Drs Masmedia Pinem MAg dan Yeheskil SAP. Keduanya adalah peneliti di bidang kehidupan beragama, yang secara khusus datang bertemu dengan Kakan Kemenag Rohul, untuk melakukan inventarisasi karya ilmiah para ulama Nusantara, sekaligus memintanya beberapa eksemplar untuk dibawa ke Jakarta.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, yang adalah pindahan dari Kanwil Kemenag Provinsi Maluku di Ambon, mengakui bahwa dirinya sampai dengan saat ini telah menulis 8 (delapan) buah buku dan telah dipublikasikan kepada umum, untuk dijadikan sebagai khazanah perpustakaan kebudayaan Islam, se bagai salah satu amal saleh di sisi Allah SWT.

Kedelapan buku tersebut adalah Islam Sosial Tafsir Atas Realitas; Zakat Potensi Umat yang Telantarkan; Fiqh Zakat Praktis; Meretas Jalan Menuju Masyarakat Agamis; Zakat Profesi dan Penerapannya; Haji Aktual; dan Hukum Zakat. Ditambah dengan berbagai artikel lainnya, yang tersebar di berbagai media massa.

Ahmad Supardi Hasibuan menghimbau kepada para ulama, agar menuliskan ilmu agama yang dimilikinya, sebab tulis menulis ini adalah ajaran agama dan budaya para ulama masa lalu. Oleh karenanya mendapat perhatian dari pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan datangnya peneliti dari Jakarta untuk melihat buku saya tersebut.

Drs Masmediua Pinem MAg dan Yeheskil SAP, memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada  Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi Hasibuan, sebab beliau ini adalah ulama birokrat dan birokrat ulama yang kreatif dan inovatif serta bersedia meluangkan waktunya untuk menulis buku. Oleh karenanya beliau patut untuk dicontoh.***(Ash)