ROKAN HULU (KEMENAG) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Plt Kasi Pendis H Khoiruddin SAg dan Arman SHI, tinjau pembangunan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Tambusai, Selasa (6/9/2016), bertempat di Desa Talikumain Kec Tambusai Kab Rohul.
Pembangunan MAKN Tambusai ini, Untuk tahun ini, diarahkan pada dua hal, yakni Ruang Kelas Belajar (RKB) sebanyak 3 unit dan Laboratorium sebanyak 2 unit. Kemudian akan dilanjutkan pada tahun 2017 yang akan datang, dan seterusnya sesuai dengan ketersediaan anggaran.
Dikatakannya, pembangunan MAKN ini langkah dan terobosan baru di bidang pendidikan Islam, sebab pendidikan Islam selama ini bersifat agama dan umum, sedangkan yang sekarang ini adalah untuk kejuruan dan keterampilan di bidang pertanian dan perkebunan.
Ke depan diharapkan, dari sekolah ini akan lahir anak-anak yang memiliki keterampilan di bidang pertaanian dan perkebunan, sekaligus ahli dalam bidang agama. Jika mereka berdakwah, bukan hanya melulu soal agama an sich, tetapi juga menyangkut life skill yang harus dimiliki oleh setiap orang.
Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut menyatakan bahwa pendidikkan adalah sebuah proses perubahan yang lambat, namun dampaknya sangat dahsyat, khususnya dalam bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu dan berkualitas, yang mampu bersaing dan bersinergi dengan sumberdaya lainnya.
Pendidikan bidang madrasah dan pendidikan bidang agama serta keagamaan, diarahkan pada pembukaan akses pendidikan sebesar-besardan seluas-luasnya kepada masyarakat, sehingga dimana-mana tersedia pendidikan madrasah, yang mudah dijangkau, murah, dan berkualitas.
Ahmad Supardi yang juga alumni Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru Kab Mandailing Natal Prov Sumatera Utara ini, lebih lanjut menyatakan bahwa program permbangunan pendidikan diarahkan pada peningkatan dan pemenuhan sarana dan prasarana madrasah, seperti RKB, Laboratorium, dan sarana prasarana lainnya.
Selanjutnya adalah pada peningkatan kualitas dan mutu daripada madrasah itu sendiri, khususnya kualitas para gurunya, sebab anak didik yang berkualitas, pastilah diperoleh dari sekolah yang terpenuhi sarana dan prasarananya dan ketersediaan guru yang berkualitas. Tanpa ini, maka mustahil bagi kita mengharapkan anak didik yang berkualitas. *Ash*