0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Tanam Secara Simbolis 549 Hektar Pohon Karet

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, tanam pohon karet perdana mewakili tokoh masyarakat, dalam acara Penyerahan dan penanaman bibit karet seluas 549 hektar, dan bibit nilam 100 hektar, serta peletakan batu pertama pembangunan pabrik penyulingan nilam, Senin (25/...

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, tanam pohon karet perdana mewakili tokoh masyarakat, dalam acara Penyerahan dan penanaman bibit karet seluas 549 hektar, dan bibit nilam 100 hektar, serta peletakan batu pertama pembangunan pabrik penyulingan nilam, Senin (25/11/2013) bertempat di lapangan bola Langgar Payung Kec Bangun Purba.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Kakan Kemenag Rohulk Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kadis Kehutanan Provinsi Riau, Kadis Kehutanan Kab Rohul, Kepala Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat Bangun Purba T Fauzan SSTP, Kades se Bangun Purba, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, dan ribuan masyarakat Bangun Purba lainnya.

Ahmad Supardi Hasibuan, yang adalah Kepala Kantor Kemenag Rohul, kebetulan mempunyai marga yaitu Hasibuan, didaulat untuk menanam pohon karet, mewakili tokoh masyarakat ataupun tokoh agama Tingkat Kab Rohul, dengan harapan mendapat berkah dan menjadi motivasi bagi masyarakat.

Ahmad Supardi mengajak seluruh masyarakat Kec Bangun Purba untuk meningkatkan motivasi, etos kerja, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, untuk menanam pohon karet dan nilam ini, sebab menanam pohon adalah bahagian dari ajaran agama Islam yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dalam salah satu hadits Nabi Muhammad SAW disebutkan bahwa Nabi mengatakan, “Sekiranya kamu mengetahui bahwa hari kiamat adalah besok hari, dan ditanganmu ada bibit tanaman, maka tanamkanlah bibit tersebut,”. Hal ini menunjukkan bahwa menanam pohon adalah bahagian dari ajaran Islam. Dalam hadits lain juga disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW, seseorang yang menanam pohon dan pohon tersebut berbuah, lalu buahnya dimakan oleh binatang, maka hal itu menjadi sedekah bagi yang menanam. Hal ini menunjukkan bahwa buah pohon yang dimakan binatang dan apalagi dimakan oleh manusia, maka hal itu menjadi sedekah bagi si penanam. ***(Ash)