ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar alumni MAN Pasir Pengaraian tahun pelajaran 2013/2014, jangan langsung kawin setelah tamat dari MAN ini, sebab masih diperlukan bekal yang lebih lagi, berupa pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dikatakannya, memang betul bahwa tamatan MAN telah memiliki ilmu dan keterampilan untuk hidup di dunia dan di akhirat, namun ilmu tersebut dinilai belumlah cukup, sebab masih banyak lagi ilmu yang harus dimiliki dan itu tidak diajarkan di MAN Pasir Pengaraian ini.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika menghadiri acara perpisahan dan penyerahan kembali siswa/i kepada orang tua murid yang ditaja oleh MAN Pasir Pengaraian, Selasa (29/4/2014) bertempat di kampus MAN Pasir Pengaraian.
Acara perpisahan tersebut, dihadiri oleh Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, tokoh masyarakat Rohul Ketua FPI Yulihesman SAg, tokoh pendiri MAN Pasir Pengaraian H Syafri SAg MPd, Ketua Muhammadiyah Rohul Akhiruddin Nasution SAg.
Hadir juga Kapolsek Rambah Syamsul Bahri, Kades Boter H Ahadin, Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Sami Wardani SPd, Seniman Rohul Udin Sedunia, aktifis partai politik Samarita, Tokoh pendidikan Syafri Umar SAg, para orang tua murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, majelis guru, dan siswa/i MAN Pasir Pengaraian.
Dikatakannya, alumni madrasah memiliki lapangan kerja yang sangat luas di masyarakat, seperti menjadi tokoh agama, guru mengaji, mengajar di madrasah, menjadi Imam masjid, pengurus dan aktifis masjid, ghorim masjid, penceramah agama, tokoh pendidikan, dan lain sebagainya.
Acara perpisahan tersebut berjalan sangat meriah, penuh haru, dan diwarnai deraian air mata sedih dan bahagia, ditambah dengan peluk haru, antara murid dengan guru, antara guru dengan orang tua murid, antara murid dengan murid yang lainnya.
Namun demikian, Ahmad Supardi Hasibuan berharap, agar 86 alumni MAN Pasir Pengaraian tahun ini, seratus persen dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jangan sampai berfikir tamat MAN langsung kawin, sebab pendidikan setingkat MA dan atau SMU tidak cocok lagi dengan perkembangan zaman.***(Ash)