0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Pimpin Doa HUT Provinsi Riau ke 56

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke 56 Tahun 2013, Selasa (20/8/2013) bertempat halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Pasir Pengaraian. Hadir dalam acara peringatan tersebut adalah Wakil Bupa...
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke 56 Tahun 2013, Selasa (20/8/2013) bertempat halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Pasir Pengaraian. Hadir dalam acara peringatan tersebut adalah Wakil Bupati Rohul Ir H Hafith Syukri MM selaku inspektur upacara, Forkopimda Kab Rohul, Ketua MUI Rohul Drs H Hasbi Abduh MA, Ketua LAMR Rohul Drs HT Rafli Armen, Ketua IPHI Rohul Drs HT Habrizal, Sekda Rohul Ir Damri, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, para Staf Ahli, para Asisten, Kepala Dinas/Badan/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, para Veteran, para pejabat dan karyawan/ti Pemkab Rohul. Menurut Ahmad Supardi Hasibuan, pembacaan doa ini sangat penting, sebab untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus meminta pertolongan kepada Allah SWT agar negeri ini dilindungi olehNya, dan sekaligus penyampaian rasa terima kasih serta rasa syukur yang mendalam atas seluruh nikmat, khususnya nikmat pendirian Provinsi Riau yang telah dianugerahkanNya kepada kita. Ahmad Supardi Hasibuan dalam doanya, menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta pujian yang tiada terhingga atas peringatan hari jadi Provinsi Riau yang ke 56, dengan harapan kiranya seluruh komponen masyarakat Riau diberikan kekuatan untuk membangun provinsi ini, menjadi negeri yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 di bawah lindungan Ridha Allah SWT. Ahmad Supardi menyampaikan dalam doanya, bahwa bumi lancing kuning ini 56 tahun yang lalu masih kecil, tertatih-tatih dan merangkak, kini sudah bias berdiri tegak dan bias berlagak. Oleh karena itu, ya Allah ! Peliharalah daerah kami ini, karena masih banyak yang akan kami isi di dalamnya, supaya kami dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan orang lain. Ahmad juga menyampaiukan doa, agar bumi lancing kuning ini dijadikan daerah persinggahan bagi orang yang lalu, menjadi tujuan bagi orang yang berjalan, tempat persinggahan bagi orang musafir, perlindungan bagi rang yang meminta pertolongan dan harapan bagi orang yang berharap. Terakhir, Ahmad memohon ampun kepada Allah SWT, atas segala dosa dan kesalahan, baik kesalahan yang dilakukan oleh pemerintah, kedua orang tua, para pemimpin, para pendahulu seperti syuhada’ dan pejuang yang telah mendahului, para veteran, maupun seluruh masyarakat Riau, sebab tanpa AmpunanNya tak mungkin dosa dapat dihapus.***(Ash).