0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Pimpin Doa Bersama pada Acara KSRM

Ringkasan: Rokan Hulu (Inmas) – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada acara pembukaan Kemilau Seni Rumpun Melayu (KSRM) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 16 Kab Rohul Tahun 2015, Sabtu (10/10) bertempat di gedung daerah Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

Rokan Hulu (Inmas) – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada acara pembukaan Kemilau Seni Rumpun Melayu (KSRM) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 16 Kab Rohul Tahun 2015, Sabtu (10/10) bertempat di gedung daerah Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

Acara seni melayu diikuti perwakilan Negara Malaysia, Singapura, Prov Riau, Sumut, Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, perwakilan Kab/Kota se Riau. Para peserta menampilkan seni melayu dari daerah masing-masing.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Rohul H Achmad beserta Ibu Hj Magdalesni Achmad, Wakil Bupati Rohul Ir H Hafith Syukri MM, Kakan Kemenag Rohul , DANDIM KPR, Kapolres Rohul, Kejari Rohul, Ketua PN Rohul, Ketua PA Rohul, dan Ketua DPRD Rohul.

Hadir juga bersama Sekretaris Daerah Rohul Ir Damri, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Inspektorat, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat se Rohul, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat Rohul yang tinggal di Jakarta dan Pekanbaru, perwakilan Negara sahabat, dan ribuan masyarakat Rohul lainnya.

Ahmad Supardi, dalam doanya memohon kepada Allah SWT, semoga acara  KSRM ini mendapatkan limpahan rahmat, berkah dan Ridha Allah SWT, sebab acara ini pada hakikatnya adalah merupakan salah satu usaha mempertahankan dan mengembangkan budaya melayu dalam bingkai agama Islam.

Kakan Kemenag Rohul bermohon kepada Allah SWT, agar Melayu tak hilang di bumi, sehingga kebudayaan melayu yang identik dengan kebudayaan muslim senantiasa eksis di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, pertolongan, inayah, hidayah, taufiq dan maunahNya sangat dibutuhkan.

Ahmad Supardi juga tak lupa bermohon kepada Allah SWT, agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan para pemimpin negeri ini, pendahulu negeri ini, para pejuang dan syuhada kusuma bangsa, kedua orang tua, dan seluruh lapisan masyarakat, karena tanpa ampunanNya tak mungkin menghapuskan dosa yang diperbuat. Amien ya Robbal Alamien.(Ash)

 

*edit by diah