Kakan Kemenag Rohul : Pergantian Tahun Baru Hijriyah Tingkatkan Tiga Kesadaran
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) SAAT ini umat Islam memasuki pergantian tahun baru hijriyah, dari tahun 1433 H menuju 1434 H. Pergantian tahun baru hijriyah ini diperingati umat Islam di seluruh belahan dunia Islam dengan berbagai cara sesuai dengan tradisi dan kebiasaan setempat.
ROKAN HULU (HUMAS) SAAT ini umat Islam memasuki pergantian tahun baru hijriyah, dari tahun 1433 H menuju 1434 H. Pergantian tahun baru hijriyah ini diperingati umat Islam di seluruh belahan dunia Islam dengan berbagai cara sesuai dengan tradisi dan kebiasaan setempat. Pergantian tahun baru hijriyah ini hendaknya dapat meningkatkan tiga kesadaran penting bagi umat Islam, dalam rangka memperbaiki kualitas diri dan lingkungannya.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasiubuan MA, ketika mengomentari tentang pergantian tahun baru hijriyah, di kantornya jalan Ikhlas kompleks perkantoran pemerintah, Pasir Pengaraian, Jum’at (16/11/2012).
Dikatakannya, agar pergantian tahun baru hijriyah ini memiliki kesan penting, hendaknya umat Islam meningkatkan tiga kesadaran utama. Kesadaran pertama adalah kesadaran untuk melakukan perubahan ke arah kebaikan dalam segala bidang kehidupan dari waktu ke waktu.
Perubahan itu dapat dilakukan masing-masing individu dan masyarakat sesuai firman Allah: Tuhan tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum mereka merubah (terlebih dahulu sikap mental mereka sendiri). (Q.S. 13:11).
Ditambahkannya, kesadaran yang kedua adalah kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan dan kehormatannya, sebab manusia adalah makhluk tertinggi ciptaan Tuhan yang dalam dirinya telah ditiupkan Ruh Tuhan.
Oleh karena itulah, maka setiap manusia dituntut untuk dapat mewujudkan sifat-sifat ilahiyah dalam dirinya, sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga dengan demikian yang bersangkutan, selain menghargai dan menghormati dirinya sendiri, juga menghargai dan menghormati orang lain, tegasnya.
Kesadaran yang ketiga adalah kesadaran akan nilai-nilai tangungjawab sosial, sesuai firman Allah: Mengapa kalian tidak berjuang di jalan Allah, sedangkan kaum lemah yang tertindas, baik laki-laki, wanita maupun anak-anak, bermohon agar mereka dikaruniai penolong dan pelindung dari sisi Allah. (Q.S. 4:75).
Menurut Kakan, apabila ketiga kesadaran tersebut dapat diwujudkan dalam memasuki pergantian tahun baru hijriah ini, maka kita dan bangsa kita akan mengalami peningkatan kualitas dan perbaikan kehidupan di tahun-tahun mendatang. (Ash).