0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Pendidikan Aset Paling Berharga Suatu Bangsa

Ringkasan: Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4p...


 

 

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, melakukan kunjungan silaturrahim bersama masyarakat Desa Ngaso Kec Ujungbatu, dalam rangka persiapan pembangunan MAN Pasir Pengaraian di Ujungbatu, Rabu (25/9/2013) bertempat di Masjid Baiturrahmah.

 

 

 

Hadir dalam acara tersebut adalah Kakan Kemenag Rohul, Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Drs H Syahruddin MSy, Kepala KUA Ujungbatu Efriadi SAg beserta staf, Kepala MTsN Ujungbatu Afdizhon SPd, Kepala MTs Alhasanah Simpang Tranpol Ujungbatu, Kepala MTs Rokan IV Koto, Kepala MTs Air Panas Pendalian, Kepala MTs Lubuk Bandaro, Kepala MTs Kota Intan.

 

 

 

Dari pihak masyarakat setempat, hadir Tokoh pendidikan Ujungbatu Syamsurizal Hs, Kades Ngaso Busri, Kadus se Desa Ngaso, Ketua RW, Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, Jamaah masjid Baiturrahmah, dan lain sebagainya.

 

 

 

Ahmad Supardi menyatakan, bahwa pendidikan adalah asset paling berharga dari suatu masyarakat ataupun suatu bangsa, sebab pendidikan akan mendidik, mempersiapkan, dan mencetak generasi penerus harapan bangsa. Masa depan suatu bangsa sangat ditentukan oleh tingkat kualitas pendidikan dari generasi mudanya.

 

 

 

Oleh karena itulah maka Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya, bahwa menuntut ilmu pengetahuan adalah kewajiban bagi seluruh umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan. Dalam hadits lain disebutkan, tuntutlah ilmu pengetahuan itu walau sampai di negeri Cina.

 

 

 

Bahkan ada hadits lain yang sangat luar biasa, dimana Nabi menyebutkan : “Didiklah anak-anak kamu sebab mereka hidup tidak satu zaman dengan kamu.” Artinya, anak-anak kita berbeda zaman dengan orang tuanya. Setiap berbeda zaman, pastilah berbeda tantangan ytang dihadapinya, tegas Ahmad Supardi.

 

    

 

Untuk itu, Ahmad Supardi berpesan, agar seluruh lapisan masyarakat berbondong-bondong dan bekerja keras untuk menyekolahkan anaknya, apakah di sekolah maupun di madrasah ataupun pondok pesantren. Dan untuk itu, pihak Kemenag Rohul akan segera membangun Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pasir Pengaraian di Ujungbatu.

 

      

 

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, jika ada anggota masyarakat yang miskin, tidak mampu menyekolahkan anaknya, maka sekolahkanlah di madrasah. Untuk itu,  Kementerian Agama akan memberikan bantuan setiap tahun dalam bentuk Bantuan Siswa Miskin (BSM), yang besarnya cukup untuk biaya pendidikanlah. ***(Ash)