0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Monitoring UAMBN pada MTsN Ujungbatu

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lakukan monitoring Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) pada MTsN Kec Tandun Ujungbatu, Senin (23/3/2015) bertempat di kampus MTsN Tandun Ujungbatu, yang diikuti 231 peserta ujian.


ROKAN HULU (KEMENAG) – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lakukan monitoring Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) pada MTsN Kec Tandun Ujungbatu, Senin (23/3/2015) bertempat di kampus MTsN Tandun Ujungbatu, yang diikuti 231 peserta ujian.


Peserta ujian sebanyak 231 orang tersebut, terdiri dari siswa/i MTsN Tandun Ujungbatu sebanyak 195 orang; MTs Alhasanah Simpang Transpol Ujungbatu sebanyak 28 orang; dan MTs Ash-Shohwah Ujungbatu sebanyak 8 orang, yang dilakukan pengawasan oleh Kakan Kemenag Rohul, pengawas pendidikan dan majelis guru secara silang.


Ahmad Supardi Hasibuan dalam sambutan pengarahannya kepada seluruh peserta UAMBN, mengharapkan agar dalam mengikuti ujian, terlebih dahulu berserah diri kepada Allah SWT yang dilanjutkan dengan membaca Basmalah sebelum membaca dan membuka lembar soal.

Selain itu, beliau berharap agar dalam melaksanakan UAMBN supaya berjalan tertib, aman dan lancer, sehingga tidak perlu menoleh ke kiri dan ke kanan, sebab hal itu akan mengganggu kawan lain yang sedang konsentrasi dalam menyelesaikan soal. Untuk itu, soal harus dikerjakan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Diharapkannya, agar hasil UAMBN ini dijadikan bahan evaluasi atau muhasabah atas diri sendiri, bahwa inilah yang saya peroleh ilmu pengetahuan selama belajar di MTs ini, sehingga akan menimbulkan semangat baru, untuk menambah ilmu pengetahuan setelah tamat dari madrasah ini.

Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan pada Kanwil Kemenag Prov Riau ini, mengharapkan agar para pengawas ujian juga tertib, jangan mengganggu siswa siswi yang sedang mengerjakan ujian, apalagi dengan mengajari dan memberikan jawaban kepada para siswa.

Biarkanlah mereka mengerjakan sendiri, sehingga mereka mengetahui sejauh mana kemampuan yang mereka miliki, dan sebesar apa serapan mereka atas ilmu pengetahuan yang mereka pelajari selama belajar di madrasah ini, tegasnya.

Ahmad Supardi tak lupa mendoa dan berharap kepada Allah SWT, semoga semua peserta UAMBN dapat lulus seratus persen, sebab penilaian akhir itu haruslah bersifat komprehensif, baik knowledge, attitude, maupun pshikomotoricnya, sehingga nilai anak-anak bersifat menyeluruh.***(Ash)