0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Kunjungi Ponpes IBS Pekanbaru

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ihsan Boarding School (IBS), sekaligus ngantar anaknya sekolah di Ponpes tersebut, Sabtu (24/8/2013) bertempat di Kubang Raya Kab Kampar Provinsi Riau.
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ihsan Boarding School (IBS), sekaligus ngantar anaknya sekolah di Ponpes tersebut, Sabtu (24/8/2013) bertempat di Kubang Raya Kab Kampar Provinsi Riau. Dikatakannya, bahwa dirinya datang secara khusus berkunjung ke ponpes ini dengan maksud dua hal, pertama untuk mengantar anak yang sedang sekolah di Ponpes tersebut, dan kedua untuk melihat secara langsung tentang kondisi di Ponpes tersebut, untuk selanjutnya dapat dicontoh dan diterapkan di beberapa Ponpes yang ada di Kab Rokan Hulu. Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa Ponpes IBS ini sebetulnya belum tergolong Ponpes tua atau lama, tetapi sekarang alhamdulillah muridnya cukup banyak, dan mendapat minat yang banyak dari masayarakat untuk menyekolahkan anaknya di ponpes IBS ini. “Salah satu ciri ponpes atau madrasah dan bahkan sekolah pada umumnya, yang baik dan berkualitas, adalah banyak diminati orang dan dipenuhi oleh santri/wati. Hal itu berarti bahwa masyarakat telah mempercayai ponpes atau madrasah tersebut, yang itu dibuktikan dengan mereka bersekolah di sana,” tegas Ahmad Supardi. Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, masyarakat saat ini membutuhkan sekolah yang berkualitas, sekolah yang mampu membentengi anak-anak mereka dari pengaruh kemajuan zaman, sehingga terhindar dari penyakit masyarakat, narkoba, HIV/Aids, perjudian, dan kenakalan remaja lainnya. Adapun masalah biaya adalah soal nomor dua, sebab uang bias dicari, rahmat Allah masih sangat luas dan ada dimana-mana, yang terpenting adalah berkualitas dan dapat mendidik para generasi muda untuk menatap dan menyongsong masa depan ke arah yang lebih baik, tegas Ahmad Supardi.***(Ash)