0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Ingin Sukses, Raihlah Ilmu Pengetahuan

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) - Ketika Allah SWT selesai menciptakan Adam as, maka Allahpun memerintahkan para Malaikat untuk bersujud memberikan penghormatan kepada Adam. Para Malaikatpun protes, kenapa harus memberikan penghormatan kepada Adam? “Bukankah kami lebih mulia dari Adam, sebab kami dicipta...


ROKAN HULU (KEMENAG) - Ketika Allah SWT selesai menciptakan Adam as, maka Allahpun memerintahkan para Malaikat untuk bersujud memberikan penghormatan kepada Adam. Para Malaikatpun protes, kenapa harus memberikan penghormatan kepada Adam? “Bukankah kami lebih mulia dari Adam, sebab kami diciptakan dari cahaya dan bertugas beribadah kepadaMu sepanjang masa. Sedangkan Adam diciptakan dari tanah dan suka menumpahkan darah, kata Malaikat.” Seolah mereka berkata, bukan kami yang harus bersujud kepada Adam, tetapi justru Adamlah yang harus bersujud kepada kami.


Tuhan menjawab protes para Malikat, dengan mengatakan bahwa Kami (Allah) lebih tahu daripada kalian semua. Akhir cerita, ternyata kemuliaan Adam dibanding dengan Malaikat, terletak pada penguasaan ilmu pengetahuan. Adam lebih banyak ilmunya dibandingkan dengan malaikat, sehingga Makaikat harus sujud kepadanya dan bukan Adam yang harus sujud kepada Malaikat.

Demikian disampaikan Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan pengarahan dan pembekalan bagi 40 orang remaja, terdiri dari 20 pria dan 20 wanita, umur 17-18 tahun se Kab Rohul, Rabu (20/8/2014) bertempat di aula Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian.


Dikatakannya, banyak sekali firman Allah yang menyatakan bahwa Allah mengangkat derajat orang-orang yang berilmu pengetahuan ke tempat yang sangat tinggi. Tuhan juga menandaskan bahwa tidak sama orang yang berilmu pengetahuan dengan orang yang tidak berilmu pengetahuan.  


Di dalam beberapa hadits, Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban bagi umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan; Tuntutlah ilmu pengetahuan mulai dari buaian sampai dengan liang lahat; Tuntutlah ilmu pengetahuan walau sampai di negeri China; Ajari anak-anak kamu, sebab mereka hidup tidak satu masa dengan kamu; dan lain sebagainya.


Ahmad Supardi memberikan motivasi kepada semua peserta untuk terbiasa bergelut dengan dunia ilmu pengetaahuan, sebab orang yang ingin sukses di dunia dan sukses di akhirat, adalah orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan. “Makanya kalau ingin sukses, raihlah ilmu pengetahuan sebanyak mungkin, dengan cara membaca buku 2 jam setiap hari atau membaca buku minimal 10 halaman setiap harinya.


Menurut Ahmad Supardi lagi, orang-orang sukses yang pernah hidup di dunia ini, bukanlah orang-orang pintar, tetapi adalah orang-orang yang sungguh-sungguh. Allah menganugerahi kita semua dengan otak yang cerdas, melebihi kecerdasan computer.

Persoalannya adalah maukah anda bersungguh-sungguh menggunakan otak itu, sehingga anda meraih kesuksesan. Hanya anda yang bisa menjawabnya, tegas Ahmad Supardi.***(Ash)