0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Ikuti Rakor Jakwas Pusat

Ringkasan: Pasir Pengaraian (Humas) - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ikuti Rapat Koordinasi Kebijakan Pengawasan (Rakor Jakwas) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI, pada tanggal 3 s/d 5 Desember 2013, bertempat di Hotel Grand Royal Panhegar, Bandung.

Pasir Pengaraian (Humas) - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ikuti Rapat Koordinasi Kebijakan Pengawasan (Rakor Jakwas) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI, pada tanggal 3 s/d 5 Desember 2013, bertempat di Hotel Grand Royal Panhegar, Bandung.

Rakor Jakwas tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI (Menag) Dr H Suryadarma Ali MSi yang diwakili oleh Wakil Menteri Agama RI (Wamenag) Prof Dr H Nazaruddin Umar MA. Rakorjakwas tersebut diikuti 576 pejabat eselon I, II Kemenag Pusat, Kakanwil Kemenag Provinsi dan Kakan Kemenag Kab/Kota seluruh Indonesia, dengan rincian pejabat pusat 40 orang, Auditor 127 orang, Kakanwil Kemenag Provinsi 33 orang, dan Kakan Kemenag Kab/Kota 403 orang.

Inspektur Jenderal Kemenag RI H Moch Jasin menyatakan, Rakor Jakwas ini dimaksudkan untuk mengkoordinasikan dan mensosialisasikan program dan kebijakan pengawasan Itjen sebagai upaya percepatan pembentukan zona integritas (ZI) dan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Kemenag seluruh Indonesia.

Sedangkan tujuannya adalah : Tersosialisasikannya indikator kinerja pengawasan 11 program Kemenag; Perumusan berbagai permasalahan dan hambatan pelaksanaan 11 program Kemenag; dan Terwujudnya kesepakatan bersama antara Itjen dengan pejabat Kemenag seluruh Indonesiai tentang penetapan indikator kinerja pengawasan 11 program Kemenag.

Untuk memberikan bobot dalam acara Rakor Jakwas tersebut, pihak Itjen Kemenag menghadirkan nara sumber utama Wakil Menteri Agama Prof Dr H Nazaruddin Umar MA, Kepala BPK RI, Ketua KPK, Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Menteri Pembinaan Aparatur Negera dan reformasi Birokrasi, Kepala BPKP Pusat, dan Inspektur Jenderal Kemenag RI H Moch Jasin, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan, Rakor Jakwas berjalan sangat dinamis sebab diwarnai dengan berbagai isu-isu strategis dalam rangka menjadikan Kemenag sebagai institusi yang bersih dari Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN), sekaligus menjadikannya sebagai instansi pengawal moralitas bangsa.

Rakor Jakwas menghasilkan berbagai keputusan penting seperti pedoman pembangunan zona integritas di seluruh institusi Kemenag; Penetapan indikator kinerja 11 program Kemenag; Penetapan 40 parameter alat ukur kinerja yang bersifat bantuan social; dan penetapan 32 parameter alat ukur kinerja bagi program yang bersifat non bantuan sosial (kantor). (Ash)