0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Haji Kongres Agung Umat Islam Internasional

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kememang Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa ibadah haji dapat disebut sebagai Kongres Agung Umat Islam Internasional (KAUII) yang diserukan (dipelopori) oleh Nabi Ibrahim as ribuan tahun yang lalu, yang diikuti sekitar 4 juta jiwa umat Islam pada saat wu...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kememang Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa ibadah haji dapat disebut sebagai Kongres Agung Umat Islam Internasional (KAUII) yang diserukan (dipelopori) oleh Nabi Ibrahim as ribuan tahun yang lalu, yang diikuti sekitar 4 juta jiwa umat Islam pada saat wuquf di Arofah pada hari Kamis, (26/10/2012). Demikian disampaikan Kakan Kemenang Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA kepada wartawan, Rabu (24/10/2012) bertempat di kantoirnya, jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Pasir Pengaraian. Dikatakannya, saat wuquf di Arofah, umat Islam dengan khusus’ berkumpul pada satu tempat di tengah padang tandus yang bernama Arofah. Sungguh pemandangan yang jarang terjadi, pada satu tempat yang sama, sekitar 4 juta umat berkumpul jadi satu, mendendangkan kalimat yang satu yaitu kalimat talbiyah, tegasnya. Selain melafalkan kalimat zikir kepada Allah dan melantunkan kalimat talbiyah sambil memuji kebesaran Allah, para jamaah haji akan mendengarkan khutbah Arofah yang disampaikan oleh ulama/ustadz terkenal, yang datang dari berbagai penjuru dunia, tandasnya. Ditambahkannya, hampir dapat dipastikan bahwa para ulama/ustadz tersebut, akan membentangkan berbagai persoalan umat yang dihadapinya di negara masing-masing, sekaligus ,menawarkan solusi alternative untuk mengatasinya. Solusi alternative tersebut akan dipegangi, dihayati dan diamalkan serta dijadikan oleh-oleh utama bagi jamaah haji yang pulang dari tanah suci, sebagai hasil dari sebuah kongres monumental seperti disebut di atas, tegas Kakan Kememenag Rohul. Menurut Kakan Kemenag Rohul, tahun ini harus berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya, ketika kita menjemput jamaah haji yang pulang ke tanah air, kita menerima oleh-oleh berupa air zam-zam, buah kurma dan semacamnya. Tetapi tahun ini, kita berharap akan menerima sebuah rumusan konkrit, hasil dari sebuah kongres agung umat islam internasional, yang akan diterapkan oleh jamaah haji yang baru pulang dari tanah suci, yang nota bene mereka adalah peserta kongres itu sendiri. Semoga ….., tandas Kakan Kememang berharap. (Ash).