0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Guru PAIS Berperan Penting Dalam Pendidikan

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah (PAIS) berperan penting dalam pendidikan agama di sekolah, pada semua tingkat pendidikan, yaitu SD, SMP. Dan SMU/SMK di Kab Rohul.

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah (PAIS) berperan penting dalam pendidikan agama di sekolah, pada semua tingkat pendidikan, yaitu SD, SMP. Dan SMU/SMK di Kab Rohul.

Pendidikan agama tersebut meliputi pengetahuan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan agama bagi anak-anak didik, yang tercermin dalam ibadah dan perilaku (akhlakul karimah) sehari-hari. Antara ibadah dan perilaku adalah dua hal yang saling mempengaruhi, sehingga keduanya dijadikan tolok ukur utama.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika membuka dan memberikan sambutan pengarahan pada Diklat Peningkatan Mutu Guru PAIS di lingkungan Kemenag Rohul, Rabu (30/4/2014) bertempat di hotel Gelora Bakti, Kota Pasir Pengaraian, yang diikuti 80 guru PAIS se Rohul.

Dikatakannya, dalam program nasional Kemenag, masalah PAIS  adalah merupakan salah satu program prioritas di lingkungan Kemenag, termasuk di Kemenag Rohul, sebab PAIS memegang peranan penting dalam menanamkan pendidikan agama bagi anak-anak di sekolah.

Kakan lebih lanjut menyatakan, anak-anak sekolah pada tingkat SD, SMP, SMU, dan SMK jumlahanya sangat besar, melebihi jumlah siswa MI, MTs, dan MA. Oleh karena itu, anak-anak sekolah ini perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama dari sisi pendidikan agamanya.

Mereka ini adalah generasi muda masa depan negeri ini, yang diharapkan akan membawa negeri ini ke arah yang lebih baik di masa datang. Untuk itu, mereka harus dibekali dengan ilmu pengetahuan agama, sehingga mereka memiliki kendali dan bahkan filter untuk menyaring budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa.

Ahmad Supardi juga menyatakan, untuk maksud tersebut, maka salah satu upaya yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas guru PAIS secara  bertahap dan berkesinambungan, sehingga ada peningkatan kualitas guru secara berangsur-angsur dan sistematis.

Tahun ini dilakuklan untuk 80 orang, dan tahun depannya dilakukan untuk 80 orang lagi, dan begitu seterusnya, sehingga beberapa tahun ke depan semua guru PAIS telah didiklatkan. Dengan demikian kualitas para guru PAIS telah ditingkatkan sesuai standar yang dibutuhkan, jelas Ahmad Supardi.***(Ash)